Prolog.co.id, Samarinda – Kejelasan program bantuan biaya kuliah Gratispol di Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan sudah tersedia. DPRD Kaltim meminta agar informasi tersebut disosialisasikan lebih masif, terutama melalui perguruan tinggi, agar tidak lagi menimbulkan kebingungan di kalangan mahasiswa.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra mengatakan, seluruh petunjuk teknis (juknis) program Gratispol telah dipublikasikan secara resmi dan bisa diakses secara daring. Dalam juknis tersebut tercantum syarat, mekanisme, hingga alur pengajuan bantuan pendidikan.
“Semua ketentuan sudah tertuang dalam juknis dan dapat diunduh. Informasinya terbuka,” kata Andi Satya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim sejauh ini telah menyebarkan informasi Gratispol melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial resmi, aplikasi SAKTI, hingga laman pemerintah daerah.
Meski demikian, Andi menilai peran perguruan tinggi sangat strategis sebagai penghubung langsung dengan mahasiswa. Pasalnya, tidak semua mahasiswa aktif mengikuti perkembangan kebijakan yang disampaikan pemerintah.
“Karena itu, sosialisasi rutin dari kampus sangat penting agar mahasiswa memahami program ini secara utuh dan tidak terjadi salah tafsir,” ujarnya.
Andi Satya menegaskan, Komisi IV DPRD Kaltim akan terus mengawal pelaksanaan program Gratispol agar berjalan sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran.
Dengan regulasi yang sudah jelas, ia berharap bantuan pendidikan tersebut benar-benar bisa meringankan beban mahasiswa yang membutuhkan.
(Nur/Adv)


