Prolog.co.id, Samarinda – Menyambut musim mudik Lebaran 1446 Hijriah, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda mulai bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang, meskipun data saat ini menunjukkan adanya penurunan jumlah penumpang.
Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama Bandara APT Pranoto, Denny Armanto, menyebut hingga pertengahan Maret 2025, jumlah penumpang baru tercatat sebanyak 23.987 orang. Angka ini menurun sekitar 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Kami belum melihat lonjakan signifikan di hari ke-19 Ramadan. Namun, kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi antara tanggal 21 hingga 28 Maret mendatang,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak bandara tetap mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight). Maskapai Super Air Jet telah menambah rute penerbangan Samarinda–Surabaya, sementara Batik Air kembali mengaktifkan rute Samarinda–Jakarta pada sore hari.
Langkah ini bertujuan agar bandara dapat mengakomodasi permintaan yang meningkat secara mendadak saat puncak mudik berlangsung. Selain itu, dengan adanya extra flight, diharapkan kepadatan di bandara bisa terurai dengan baik.
“Kami ingin memastikan semua penumpang tetap bisa terlayani dengan maksimal, meskipun jumlah mereka mendadak melonjak saat mendekati hari raya,” pungkas Denny.
Dengan sejumlah langkah ini, Bandara APT Pranoto menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi masa padat penumpang sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa penerbangan.
(Mat)


