Kaltim Jajaki Kerja Sama Perkeretaapian dengan China, Brunei, dan Korea Selatan

Terbit: 26 Maret 2025

perkeretaapian

Prolog.co.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali mengupayakan pembangunan transportasi perkeretaapian di wilayahnya.

Setelah sempat tertunda, kini Kaltim mulai menjajaki kerja sama dengan beberapa negara, di antaranya China, Brunei Darussalam, dan Korea Selatan.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa kebutuhan akan moda transportasi kereta api semakin mendesak, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saat ini, transportasi kereta api di Kaltim sangat diperlukan, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di sekitar IKN,” ujar Seno.

Upaya ini diawali dengan pertemuan antara Pemprov Kaltim dan Delegasi Provinsi Anhui, China. Dalam diskusi tersebut, Seno menyampaikan harapannya agar China tertarik berinvestasi dalam proyek kereta api Kaltim.

“China memiliki teknologi perkeretaapian yang maju, seperti proyek Whoosh di Indonesia yang merupakan hasil kerja sama dengan mereka. Ini bisa menjadi peluang besar bagi Kaltim,” katanya.

Selain China, Brunei Darussalam juga menjadi mitra strategis yang dilirik Pemprov Kaltim. Negara tersebut tengah merancang Trans Borneo Railway, jaringan kereta sepanjang 1.620 km yang akan menghubungkan Brunei dengan Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kinabalu, hingga Kuching.

“Konsep ini sudah ada, dan kami akan menjajaki kemungkinan untuk menjadi bagian dari proyek ini,” tambahnya.

Sementara itu, Korea Selatan juga menjadi salah satu negara yang dipertimbangkan. Negeri Ginseng ini telah menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai proyek perkeretaapian, termasuk pembangunan MRT dan LRT di Jakarta.

“Kami melihat Korea Selatan memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat diterapkan di Kaltim,” jelas Seno.

Pemprov Kaltim berharap kerja sama dengan negara-negara tersebut dapat segera terealisasi agar masyarakat memiliki akses transportasi yang lebih modern dan efisien. Dengan adanya jaringan kereta api, konektivitas antara Samarinda, Balikpapan, dan IKN diharapkan semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kaltim.

(Mat)

Foto: ilustrasi kereta api (IST)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved