Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Keberadaan Pertamini Disebut Ilegal oleh Komisi III DPRD Samarinda

Terbit: 21 Oktober 2023

Pertamini Ilegal
Keberadaan Pertamini disebut ilegal oleh DPRD Samarinda.

Prolog.co.id, Samarinda – Keberadaan tempat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruas-ruas jalan di Samarinda menarik perhatian DPRD Samarinda. Khususnya pengisian yang menggunakan dispenser ala SPBU yang dikenal masyarakat dengan sebutan pertamini.

Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny pun keberadaan tempat pengisian BBM tersebut sebagai tindakan yang illegal. Pasalnya, pemerintah sudah menegaskan bahwa BBM yang disubsidi pemerintah tidak boleh diperjualbelikan di luar stasiun pengisian resmi milik Pertamina.

“Tidak usah dulu bicara soal perizinan usahanya, dijual di luar SPBU saja sudah salah,” tegasnya.

Selain itu, Novan juga menyorot potensi bahaya yang bisa diciptakan dari keberadaan Pertamini. Pasalnya tanpa regulasi yang jelas, maka unsur keamanan dan keselamatan dari bahan mudah terbakar tersebut patut dipertanyakan.

“Kalau dikelola tanpa memperhatikan SOP, mana kita tahu bagaimana keamanannya,” sambungnya.

Dia mencontohkan, pengisian bahan bakar di luar SPBU memang kerap tak mengindahkan aspek keselamatan. Seperti pedagang, atau pembeli yang melakukan pengisian sambil merokok.

Novan menyebut, saat ini DPRD Samarinda tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran. Keberadaan Pertamini menjadi salah satu topik yang disinggung dalam Raperda tersebut.

“Kami tidak membahas dulu soal perizinan usaha mereka, kami fokus untuk mencegah musibah kebakaran dari keberadaan pertamini ini,” tutupnya. (Att/Adv/DprdSamarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved