Prolog.co.id, Samarinda – Pemain Borneo FC Samarinda, Stefano Lilipaly merasa sedih kalah pada pertandingan leg kedua Championship Series BRI Liga 1 2023/2024.
Pada laga itu, Skuad Pesut Etam dikalahkan Madura United dengan skor 3-2 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu (19/5) malam.
Gol Borneo FC Samarinda diciptakan di babak pertama lewat sundulan Muhammad Alfharezzy Buffon pada menit ke 12 dan kaki Felipe Cadenanzzi pada menit ke-45+1.
Sedangkan Laskar Sape Kerrab, dilesakan Dalberto pada menit ke 19, dan dua gol lagi pada babak kedua oleh Malik Risaldi masing-masing pada menit ke 58′ dan 67′.
“Ya, merasa sedih karena kita mau menang hari ini, tapi kurang,” ungkap Stefano Lilipaly sewaktu pada sesi konferensi pers setelah pertandingan selesai.
Meskipun dilanda sedih atas hasil leg kedua ini, pemain bernama lengkap Stefano Jantje Lilipaly tersebut tetap merasa bangga dengan tim karena telah bekerja keras hingga sampai di titik ini.
“Tim saya kerja keras sudah 34 pertandingan kita sudah berjuang bersama-sama. Kita fight, kita kasih maksimal untuk klub Borneo,” tegasnya.
Dan pemain kelahiran Amsterdam, Belanda 10 Januari 1990 tersebut mengakui penampilan dari lawannya pada babak semifinal Championship Series ini tampil bagus.
“Hari ini (Leg kedua Championship Series BRI Liga 1 2023/2023) Madura lebih bagus,” bebernya.
Namun kini tegasnya, seperti yang disampaikan Coach Pieter Huistra Pelatih Borneo FC Samarinda bahwa tim ini masih mempunyai dua pentingan untuk perebutan juara 3 dan 4.
“Maka dari itu kita harus bangkit dan kasih maksimal untuk (Dapatkan) peringkat tiga. Terima kasih,” pungkasnya. (Don)


