Komisi II DPRD Kaltim Soroti Perusda Mandek, Usul Evaluasi yang Tak Beri Keuntungan

Terbit: 4 Desember 2025

Anggota Komisi II, Muhammad Husni Fahruddin.

Prolog.co.id, Samarinda – Komisi II DPRD Kalimantan Timur kembali menyoroti kinerja sejumlah Perusahaan Daerah (Perusda) yang dinilai tak mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan daerah.

Anggota Komisi II, Muhammad Husni Fahruddin, menyebut banyak Perusda justru tampil tidak sebanding dengan besarnya penyertaan modal yang selama ini digelontorkan pemerintah.

Husni menilai sejumlah Perusda selama ini hanya menjadi beban. Dividen yang dihasilkan bahkan lebih kecil dibanding bunga bank, sehingga keberadaan mereka dipertanyakan.

“Perusda yang selama ini mandul, dikasih suntikan dana besar, tapi dividen lebih kecil dari bunga bank,” ujarnya.

Komisi II, kata Husni, saat ini tengah merapikan struktur dan tata kelola seluruh Perusda di Kaltim. Ia menilai perusahaan daerah yang tidak mampu menghasilkan keuntungan di atas nilai bunga bank patut dipertimbangkan untuk dibubarkan.

“Kalau tidak bisa menghasilkan lebih dari bunga bank, ya lebih baik dibubarkan saja. Kita tarik, tidak perlu ada Perusda di situ. Banyak contohnya,” tegasnya.

Salah satu kasus yang mencuat adalah pengelolaan Hotel Royal Suite Balikpapan. Aset milik Pemprov Kaltim itu telah diserahkan kepada salah satu Perusda untuk dikelola, namun hingga kini belum menunjukkan hasil yang memadai.

“Itu tidak bisa digerakkan. Kami sudah tegas, dalam waktu dekat akan kami pasang plang dan ambil alih asetnya,” kata Husni.

Ia juga menyebut pihak pengelola hotel sempat mengancam membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Namun Komisi II menegaskan tidak akan mundur dalam menjaga aset daerah.

“Kalau kami keras, ya kami tutup. Kita tarik kembali. Banyak provinsi lain yang sudah melakukan hal yang sama. Kalau mau lanjut ke pengadilan, silakan,” ujarnya.

Meski masih banyak masalah harus dibereskan, Husni tetap optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim bisa ditingkatkan. Ia menyebut gubernur bersama DPRD tengah memetakan ulang potensi pendapatan yang selama ini belum tergarap maksimal.

(Nur/Adv)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

bisnis

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved