Selama Tahapan Pemilu 2024 di Kaltim, KPU Catat Ada 22 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia

Terbit: 12 Maret 2024

Penyelenggara Pemilu
Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara, di Hotel Mecure Samarinda, Jumat (8/3). (Don)

Prolog.co.id, Samarinda – KPU Kaltim mencatat ada sebanyak 22 penyelenggara pemilu yang meninggal dunia selama pelaksanaan tahapan Pemilu 2024 di Kalimantan Timur (Kaltim).

Tidak hanyak itu, Komisi Pemilihan Umum Kaltim juga mencatat ada sebanyak 476 orang penyelenggara Pemilu di Benua Etam (Julukan Provinisi Kaltim) yang mengalami sakit.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris sewaktu pembukaan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara, di Hotel Mecure Samarinda, Jumat (8/3) lalu.

Dirinya menyebutkan jumlah orang meninggal dunia dan sempat sakit tersebut terhitung dari seluruh tahapan pemilu serentak 2024, yang dimulai dari 14 Juni tahun 2022 lalu.

“Sampai dengan saat ini mencatat seluruh tahapan pemilu 2024 mulai 14 Juni 2022 terdapat 476 penyelenggara yang sakit dan 22 meninggal dunia,” ungkapnya sewaktu dalam sambutan.

Maka dari itu Fahmi karibnya, mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan bagi para pejuang demokrasi yang telah gugur selama tahapan Pemilu 2024 berlangsung.

“Mari kita memanjatkan doa untuk para pejuang demokrasi yang telah gugur selama tahapan pemilu 2024 ini,” tuturnya.

Fahmi menegaskan apa yang telah dilaksanakan untuk demokrasi Indonesia akan tercatat dalam sejarah bahwa telah berperan dalam melahirkan pemimpin di Negara Indonesia.

“Kita punya peran dalam gelaran demokrasi pemilu tahun 2024 telah melahirkan pemimpin bangsa ini insyaAllah akan menjadi amal ibadah kita,” pungkasnya. (Don)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved