Kukar Luncurkan Program Makanan Bergizi untuk Cegah Stunting

Terbit: 28 November 2024

Makanan Bergizi
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa, Asmi Riyandi Elvandar saat diwawancara awak media

Prolog.co.id, Tenggarong – Dalam upaya menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) meluncurkan program Pemberian Makanan Bergizi (PMB). Program ini secara resmi dimulai sejak 6 November 2024 dan akan berlangsung selama 56 hari ke depan, menyasar seluruh desa dan kelurahan di Kukar.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa, Asmi Riyandi Elvandar, menjelaskan bahwa PMB diberikan kepada balita yang masuk dalam kategori gizi buruk dan gizi kurang berdasarkan hasil pendataan pada bulan Juli lalu. “Ini adalah upaya preventif untuk mencegah anak-anak kita mengalami stunting,” ujar Elvandar.

Berbeda dengan program bantuan makanan tambahan sebelumnya yang hanya berupa kudapan, PMB kali ini menyajikan makanan berat sebanyak dua kali sehari. Tujuannya adalah memberikan asupan gizi yang lebih lengkap dan seimbang bagi balita.

Untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan, DPMD Kukar bekerja sama dengan Dinkes Kukar telah menetapkan standar kemasan yang harus digunakan. Penggunaan plastik mika dan styrofoam dilarang keras.

“Kami ingin memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar higienis dan aman untuk dikonsumsi,” tegas Elvandar.

Dengan diluncurkannya program PMB ini, Kukar diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pencegahan stunting.

“Kami ingin menjadikan Kukar sebagai role model dalam penyelenggaraan program pemberian makanan bergizi gratis,” tutupnya.

(Adm/Adv/DiskominfoKukar)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved