Kuota PPDB Samarinda Naik 25 Persen, Terbuka Lebar untuk Siswa Kurang Mampu dan Disabilitas

Terbit: 22 April 2024

PPDB Samarinda
Suasana PPDB secara di SMK Negeri 3 Samarinda pada Juni 2023 lalu. (Dok Prolog)

Prolog.co.id, Samarinda – Kabar gembira bagi para calon siswa SMA dan SMK di Samarinda, kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan, khususnya untuk jalur afirmasi.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Samarinda, Abdul Rozak mengatakan, peningkatan kuota ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan merata.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan berkualitas,” kata Rozak dalam konferensi pers di Kantor Disdikbud Kaltim, Senin, 22 April 2024.

Pada PPDB 2024, kuota jalur afirmasi di SMA dan SMK Samarinda naik dari 15 persen menjadi 25 persen. Artinya, lebih banyak kursi yang tersedia bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan berkebutuhan khusus.

“Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan peluang yang lebih besar bagi mereka yang selama ini terkendala ekonomi atau memiliki kebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” jelas Rozak.

Bagi siswa yang ingin mendaftar melalui jalur afirmasi, beberapa persyaratan harus dipenuhi, seperti kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), surat keterangan keikutsertaan dalam program keluarga tidak mampu, dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Disdikbud Kaltim juga bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mencegah pemalsuan dokumen dalam PPDB.

Total kuota PPDB Samarinda bagi SMA dan SMK tahun 2024 mencapai 11.261, dengan jumlah kelulusan SMP diprediksi sekitar 11.177. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkot Samarinda telah mengantisipasi lonjakan jumlah siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK.

“Kami optimistis bahwa dengan berbagai langkah strategis ini, Samarinda dapat menjadi kota yang inklusif dan memberikan akses pendidikan yang setara bagi semua anak,” pungkas Rozak. (Mat)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved