Kutai Kartanegara Bangun Infrastruktur untuk Selamatkan Perkebunan Kelapa dari Abrasi

Terbit: 24 November 2024

perkebunan kelapa
Plt Sekretaris Dinas Perkebunan Kukar, Muhammad Taufik Rahmani saat diwawancarai awak media

Prolog co.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya perkebunan kelapa. Salah satu upaya konkret yang telah dilakukan adalah pembangunan 21 unit pintu air di wilayah Muara Jawa dan Samboja.

Dinas Perkebunan Kukar menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk mengatasi masalah utama yang dihadapi petani kelapa di daerah pesisir, yaitu abrasi dan intrusi air laut. Pasang surut air laut seringkali menyebabkan lahan perkebunan tergenang air asin, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman kelapa.

“Dengan adanya pintu air ini, diharapkan kualitas tanah dapat dipertahankan sehingga optimal untuk pertumbuhan kelapa,” ujar Sekretaris Dinas Perkebunan Kukar, Muhammad Taufik Rahmani pada Selasa, 24 November 2024.

Pintu air yang dibangun dilengkapi dengan sistem otomatis yang mampu mengatur aliran air sesuai dengan kondisi pasang surut. Saat air laut pasang, pintu akan tertutup rapat untuk mencegah air asin masuk ke lahan perkebunan. Sebaliknya, saat air surut, pintu akan terbuka untuk membuang kelebihan air.

“Sistem ini sangat efektif dalam menjaga kelembaban tanah dan mencegah terjadinya salinisasi,” tambah Taufik.

Selain menjaga kualitas tanah, pembangunan pintu air juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani kelapa. Dengan kondisi tanah yang lebih baik, tanaman kelapa akan tumbuh lebih subur dan menghasilkan buah yang lebih banyak.

“Kami optimistis bahwa pembangunan infrastruktur ini akan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani kelapa di Kukar,” ungkap Taufik.

Pemerintah Kukar tidak berhenti sampai di sini. Kedepannya, Dinas Perkebunan berencana membangun pintu air tambahan di wilayah pesisir lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh petani kelapa di Kukar dapat merasakan manfaat dari program ini.

“Kami berharap sektor perkebunan kelapa di Kukar dapat menjadi lebih tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya.

(Adm/Adv/DiskominfoKukar)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved