Prolog.co.id, Tenggarong – Seiring dengan semakin dekatnya perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengasah potensi ekonomi kreatifnya. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menyelenggarakan pelatihan bersertifikasi bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai subsektor, khususnya film, animasi, video, dan seni pertunjukan.
Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekraf Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di kancah nasional, terlebih dengan adanya IKN.
“Pelatihan ini sangat penting, mengingat IKN akan membutuhkan banyak sekali tenaga kreatif yang kompeten. Kami ingin memastikan bahwa pelaku ekonomi kreatif di Kukar siap untuk mengisi peluang kerja yang akan terbuka,” ujar Antoni pada Selasa 26 November 2024.
Pada Desember mendatang, Dispar Kukar akan menggelar dua program pelatihan unggulan, yakni pelatihan videografi dan pelatihan Liaison Officer (LO) untuk seni pertunjukan. Kedua pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif dalam menjalankan bisnisnya.
“Dengan sertifikasi yang diperoleh dari pelatihan ini, para peserta akan memiliki nilai tambah yang sangat signifikan. Mereka akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan atau proyek di berbagai platform, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tambah Antoni.
Pemindahan IKN ke Kalimantan Timur diyakini akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah ini. Dengan adanya pusat pemerintahan baru, akan muncul berbagai kebutuhan baru terkait dengan produksi konten kreatif, seperti film promosi, animasi, dan berbagai jenis pertunjukan.
“IKN akan menjadi magnet bagi para pelaku ekonomi kreatif. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mengambil bagian dalam pembangunan IKN,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kukar sangat mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya. Hal ini terlihat dari berbagai program dan fasilitas yang disediakan untuk para pelaku ekonomi kreatif, seperti coworking space, inkubator bisnis, dan berbagai pelatihan.
“Kami berharap dengan adanya dukungan dari pemerintah, ekonomi kreatif di Kukar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah,” tutupnya.
(Adm/Adv/DiskominfoKukar)


