Belum ada Kejelasan, Masyarakat Pemilik Lahan Ring Road II Pasang Spanduk Ancam Tutup Jalan

Terbit: 22 Agustus 2024

Ring Road II
Masyarakat pemilik lahan Ring Road II pasang spanduk tuntutan ganti rugi (Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Sampai saat ini masyarakat pemilik lahan di Jalan Ring Road II masih terus melakukan tuntutan kepada pemerintah atas lahan milik mereka yang jadikan jalan umum sejak 12 tahun lalu.

Para pemilik lahan tersebut menuntut Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur segera melakukan pembayaran ganti rugi lahan, dengan memasang spanduk berbunyi “Tanah ini Milik Warga Bukan Transmigrasi Atau HPL, Apabila Lahan Kami Tidak dibayar Maka Lahan akan Kami Kuasai/ditutup”.

Salah seorang pemilik lahan, Faisal, mengatakan spanduk tersebut merupakan upaya menuntut hak mereka.

“Karena (lahan) ini di komplain milik transmigrasi tanah mereka,” ujar Faisal, Rabu 21 Agustus 2024.

Padahal menurutnya, sejak kecil tidak pernah mendengar adanya masyarakat atau lahan transmigrasi, sehingga membingungkan mereka sebagai masyarakat.

“Kenapa ini tanah kok ada pembebasan jalan langsung ada timbul masalah transmigrasi ini,” jelasnya.

Sehingga, sebagai pemilik lahan tetap menuntut untuk meminta ganti rugi, sebab mereka merasa dirugikan atas pembangunan jalan tersebut di lahan oleh pemerintah.

“Di tahun lalu sebenarnya sudah ada proses pembayaran, hanya saja kami ini sisa 9 bidang belum menerima hak, dengan alasan lahan kami masuk kawasan transmigrasi,” kata Faisal.

Beberapa waktu lalu dari Kementrian Transmigrasi juga sempat melakukan tinjauan atas lahan milik mereka, tetapi saat proses pengecekan pihak Transmigrasi tidak menemukan patok tersebut.

“Maka dari itu kita menyatakan bahwa ini bukan lahan milik mereka, dan ini adalah hak milik kita yang bisa dibuktikan dengan surat-surat dari tahun 70-an, bahkan ada yang lahir disini,” tambahnya.

Faisal menekankan, dengan pemasangan spanduk itu merupakan bukti bahwa masyarakat pemilik lahan tetap akan mempertahankan haknya.

“Apabila tidak ada respons selama satu minggu bahkan tidak di bayar jalan ini akan kami tutup,” tukasnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved