Prolog.co.id, Samarinda – Kemenangan Persis Solo dari Borneo FC Samarinda menjadi modal keluar dari zona degradasi BRI Liga 1. Laskar Sambernyawa mampu mencuri satu gol dari Pesut Etam pada menit ke-21, Minggu, 2 Maret 2025.
Gol tunggal Persis Solo tercipta setelah tendangan keras Jhon Cley dari luar kotak pinalti tak mampu dibendung Kiper Borneo FC, Argawinata pada menit ke-21. Keunggulan Pesis Solo bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Persis Solo, Ong Kim Swee mengatakan kemenangan timnya atas tuan rumah Borneo FC Samarinda merupakan hasil yang sangat penting. Kemengan anak asuhnya di Stadion Segiri membawa Laskar Sambernyawa keluar dari zona degradasi. Sebelumnya, mereka berada di posisi ke-18, namun kini naik ke peringkat ke-15 dengan koleksi 22 poin.
“Satu kemenangan yang penting, di mana pemain membuktikan dan menunjukkan semangat juang yang cukup tinggi. Mereka bermain sebagai satu unit, dan ini yang perlu kita pertahankan setelah pertandingan malam ini,” ungkapnya.
Meski demikian, pelatih asal Malaysia itu menegaskan bahwa perjalanan timnya masih panjang. Ia meminta anak asuhnya untuk tetap fokus dan konsisten agar dapat menjauh lebih jauh dari zona degradasi.
“Ini masih terlalu awal untuk memikirkan posisi klasemen. Dalam empat pertandingan terakhir, kita mendapatkan hasil yang cukup positif. Tapi kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap konsisten agar bisa lebih baik lagi dari sekarang,” tambahnya.
Sementara itu, kiper Persis Solo, Gianluka Pandeynuwu, yang pernah lama membela Skuad Borneo FC Samarinda, merasa senang bisa kembali bermain di Stadion Segiri.
“Yang pasti, saya senang banget bisa balik lagi ke Stadion Segiri. Rasanya seperti pulang ke rumah, karena saya sudah lama di sini. Stadion ini masih sangat bersahabat bagi saya,” kata Gianluka.
(Don)


