Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Menelusuri Wisata Eksotis di Gili Trawangan, Romantisme Wisatawan Dispar Kutim di Lombok Utara

Terbit: 5 Desember 2023

Wisatawan Dispar Kutim
Rombongan Dispar Kutim saat menjelajah di wisata eksotis Gili Trawangan, Lombok Utara. (ist)

Prolog.co.id, Lombok Utara – Rombongan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) melanjutkan petualangan wisata mereka di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di pulau indah Gili Trawangan. Sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Sebelum berangkat, rombongan Dispar Kutim berkumpul di pelataran Puri Indah Mataram untuk mendapatkan informasi tentang keunikan dan daya tarik Gili Trawangan. Tour guide, Lalu Mahsun, memberikan penjelasan tentang rute perjalanan dan program kegiatan yang menarik.

Dikenal sebagai party island, Gili Trawangan sering menjadi tujuan para wisatawan yang ingin menikmati acara live music dan berpesta.

Selain kegiatan berpesta, Gili Trawangan menyajikan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan. Pertama, wisatawan dapat menjelajahi pulau dengan naik sepeda atau delman yang sering disebut sebagai “Ferrari Lombok.”

Kedua, pengunjung dapat mencoba snorkeling dan menjelajahi dua pulau lain di Kepulauan Gili, yaitu Gili Meno dan Gili Air. Gili Meno memiliki keindahan bawah laut yang dijaga dengan baik oleh warga setempat.

“Hari ini kita akan menikmati keindahan bawah laut Lombok, yaitu Gili Trawangan,” ungkap Lalu Mahsun pada Sabtu (02/12/2023) pagi.

Lalu Mahsun menjelaskan berbagai atraksi menarik yang dapat dinikmati di Gili Trawangan, termasuk snorkeling, diving, berkeliling pulau dengan sepeda, naik dokar (andong), atau berjalan kaki sambil menikmati keindahan pulau. Saat menjelajahi pulau, pengunjung dapat menikmati tiga titik matahari terbenam yang spektakuler, yaitu Pinkcoco, Malibu, dan Ombak Sunset, dengan waktu terbaik sekitar pukul 18.00 WITA.

Setelah persiapan selesai, rombongan berangkat menuju Gili Trawangan. Bus sesekali berhenti untuk berfoto di sepanjang pantai, mengabadikan momen di spot-spot seperti Senggi View dan Spot Foto Lombok Utara Malaka, sebelum akhirnya tiba di pelabuhan penyeberangan.

Dalam perjalanan sekitar 45 menit, rombongan tiba di pelabuhan penyeberangan, mempersiapkan segala keperluan sebelum melanjutkan perjalanan dengan dua unit speed boat yang telah disiapkan. Sebelum berangkat, rombongan kembali diberikan briefing oleh Lalu Mahsun mengenai keamanan dan keselamatan selama berada di Gili Trawangan.

Setelahnya, Zulfiah Afridha, SST.Par, Pendamping Dinas Pariwisata, memberikan pesan dan informasi terkait tujuan studi tiru di Pulau Lombok.

“Kita telah menerima banyak materi dan pelatihan dari Dinas Pariwisata, namun teman-teman di kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di masing-masing desa masih perlu mengoptimalkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki,” ujar Zulfiah.

Ismail dari Kombeng, Petrus dari Muara Wahau, Gea dari Kaliorang, dan Sri Nurtiyanti dari Bengalon menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan studi tiru ini. Masing-masing Pokdarwis mengapresiasi dukungan Dispar Kutim dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Kutim. Ismail mengungkapkan bahwa selain keterbatasan infrastruktur pendukung pariwisata di daerah mereka, para penggiat wisata Kutim juga menghadapi kendala dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Semoga kami, pelaku wisata, dapat terus konsisten dan mendapat dukungan untuk mengembangkan spot wisata di wilayah masing-masing, dan semoga program serupa dapat berlanjut,” harap Ismail.

Tiba di Gili Trawangan, peserta memilih mengeksplorasi keindahan bawah laut Lombok melalui kegiatan snorkeling dan diving. Mereka menghabiskan berjam-jam untuk menjelajahi keindahan alam bawah laut, mulai dari satu spot ke spot lainnya.

Keindahan bawah laut Gili terungkap dengan jelas melalui beragam ikan, penyu, dan terumbu karang yang memukau. Setiap momen para peserta direkam oleh pemandu dalam bentuk video dan foto dari bawah laut.

Setelah menyegarkan diri dari berendam di laut, saatnya peserta berkumpul untuk menikmati hidangan santap siang di restoran tepi pantai di Gili Trawangan.

Sebelum pulang ke Puri Indah Mataram, peserta melanjutkan kegiatan dengan berjalan-jalan mengelilingi pantai, berbelanja, dan berfoto bersama peserta lain dan wisatawan asing, sambil menikmati keindahan alam Gili Trawangan. (atk/adv/diskominfokutim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved