Palaran Butuh Pemimpin yang Peduli Bukan Hanya Unjuk Gigi Menjelang Pilkada 2024

Tulisan ini merupakan opini dari Rahmadani – Ketua Forum Komunikasi Pemuda Palaran (Forkom Pemeran).

Terbit: 15 Mei 2024

Palaran
Rahmadani, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Palaran.

Luasnya wilayah Palaran yang mencapai sekitar 221 kilometer persegi ini rupanya tak serta merta membuat pemerintah lebih perhatian. Sebaliknya, wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara ini bak dianaktirikan. Masyarakat Palaran masih harus bergelut dengan infrastruktur yang buruk, fasilitas pendidikan yang kurang memadai, dan akses kesehatan yang terbatas.

Banyaknya pusat kegiatan berbagai perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari jasa hingga produksi, juga tak lantas mensejahterakan masyarakat Palaran.

Berbagai masalah yang dikeluhkan masyarakat selama setahun terakhir kerap disuarakan Forum Komunikasi Pemuda Palaran (Forkom Pemeran). Di antaranya, jalanan yang tidak layak, tempat pembuangan sampah yang overload, dan tumpahan solar yang membahayakan pengguna jalan.

Sayangnya lagi-lagi, Forkom Pemeran merasa kecewa terhadap pemerintah kota Samarinda yang dinilai kurang peduli dan memberikan perhatian kepada Palaran. Padahal, dengan letak geografisnya yang strategis di perbatasan Samarinda dan Kutai Kartanegara, Palaran seharusnya menjadi prioritas.

Menjelang Pilkada 2024, Forkom Pemeran berharap dapat lahir pemimpin baru yang benar-benar peduli dan memperhatikan Palaran secara serius. Mengatasi seabrek masalah yang ada saat ini. Bukan hanya datang untuk acara seremonial, terlebih menjelang pemilihan Wali Kota pada November mendatang, tapi mampu membangun sumber daya manusia, meningkatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved