Pastikan Proyek Multiyears Berjalan, Joni Sebut Anggota Pansus Akan Turun Lakukan Tinjauan

Terbit: 2 Mei 2024

Proyek Multiyears
Ketua DPRD Kutim, Joni yang menyebut anggota Pansus LKPJ akan melakukan tinjauan Proyek Multiyears.

Prolog.co.id, Sangatta – Pelaksanaan Proyek Multiyears di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipastikan masih terus berlangsung hingga saat ini. Namun demikian, kepastian hal tersebut tetap harus dilakukan secara pasti. Seperti tinjauan lapangan.

Hal itu dirasa Joni, Ketua DPRD Kutim harus dilakukan sebab mengingat jika proyek tersebut mangkrak, maka akan terjadinya kelebihan anggaran alias Silpa.

“Sebenarnya proyek multiyears ini terus berjalan, sehingga pemerintah memiliki utang yang bisa dicicil setiap tahun. Tapi jika proyek tersebut tidak terserap sepenuhnya, akan mengakibatkan adanya silpa. Oleh karena itu, Pansus LKPJ harus turun ke lapangan untuk memeriksa semua proyek multiyears itu,” jelas Joni.

Lebih lanjut, hal itu dilakukan agar bisa mengetahui apakah proyek tersebut layak mendapatkan anggaran perubahan 2024.

“Pertanyaannya adalah apakah proyek-proyek ini layak untuk menerima alokasi anggaran pada tahun 2024 atau tidak. Pembayarannya dilakukan setiap kali ada perubahan, sehingga evaluasi diperlukan untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan proyek.” lanjutnya.

Ia berharap tinjauan yang dilakukan anggota pansus dapat memberikan gambaran kemajuan proyek dan memastikan anggaran yang telah dialokasikan bisa terserap dengan baik.

“Saya berharap peninjauan yang dilakukan oleh anggota Pansus LKPJ dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kemajuan proyek-proyek ini. Kami bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan berdampak positif bagi pembangunan daerah,” harapnya.

Pihaknya mengaku membutuhkan adanya keterlibatan masyarakat dalam memantau proyek-proyek yang sedang berlangsung.

“Keterlibatan masyarakat dalam proses peninjauan ini juga sangat penting. Kami mengundang partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan lokal untuk memberikan masukan dan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek-proyek ini,” tuturnya.

Dirinya juga menegaskan akan terus memastikan dan memantau dan menjaga transparansi pengelolaan anggaran proyek tersebut.

“Kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah,” tegas Joni.

“Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran demi kepentingan bersama.” tegasnya. (Idm/Adv/DPRD Kutim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved