Prolog.co.id, Samarinda – Sehari sebelum Pemilu 2024 yang digelar besok, 14 Februari, Bawaslu Kaltim membeberkan hasil pengawasan selama masa kampanye di pekan terakhir. Totalnya, ada 1.491 kegiatan kampanye yang berlangsung sejak 30 Januari hingga 10 Februari 2024.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kaltim, Daini Rahmat mengatakan bahwa tercatat ada 1.491 kegiatan kampanye yang diawasi oleh pihaknya dan jajaran pengawas pemilu se-Kaltim. Kampanye Pemilu 2024 itu dalam bentuk kegiatan tatap muka, pertemuan terbatas, kegiatan bentuk lain, dan rapat umum.
“1.491 kegiatan kampanye yang diawasi itu terdiri dari kegiatan kampanye legislatif, kampanye DPD, dan kampanye presiden dan wakil presiden,” ungkap Daini belum lama ini.
Sedangkan untuk rinciannya, ada 1.461 kampanye partai politik peserta pemilu untuk DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten dan kota dengan bentuk kegiatan tatap muka, pertemuan terbatas, kegiatan bentuk lain, dan 5 kampanye rapat umum.
Selanjutnya, ada 14 kegiatan kampanye pemilihan umum calon DPD daerah pemilihan Kaltim. Lalu, untuk kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden ada 8 kegiatan dalam bentuk tatap muka, pertemuan terbatas, dan kegiatan bentuk lain. Sedangkan 3 kegiatan lainnya berupa kampanye rapat umum presiden dan wakil presiden.
“Kegiatan kampanye legislatif yang meliputi DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten dan kota pada pekan terakhir alias pekan kesepuluh, mengalami peningkatan dibanding pekan sebelumnya, pekan kesembilan,” sambung Daini.
Daini menyebut, dari 1.461 kegiatan kampanye legislatif yang berupa tatap muka, pertemuan terbatas, dan kegiatan lain terdapat kenaikan jumlah kegiatan pada pekan terakhir. Total penambahannya mencapai 483 kegiatan.
“Jika dibandingkan jumlah kegiatan kampanye pada satu pekan sebelumnya, hanya sebanyak 978 kegiatan,” tambah Daini lagi.
Diketahui, kegiatan kampanye terbanyak ada di Berau dengan jumlah 426, lalu Kutai Barat (Kubar) ada 293, dan Kutai Kartanegara (Kukar) terdapat 230 kegiatan kampanye. Ada pula daerah-daerah yang kegiatan kampanyenya paling sedikit.
“Kegiatan kampanye paling sedikit ada di Penajam Paser Utara (PPU) 41, Paser juga 41, dan Samarinda hanya 58 kegiatan kampanye,” bebernya.
Walhasil, sejak diberlakukannya masa kampanye Pemilu 2024 pada 28 November 2023 sampai dengan pengawasan kampanye pekan terakhir pada 10 Februari 2024, total ada 7.021 pengawasan kegiatan kampanye yang dilaksanakan oleh partai politik peserta pemilu.
Rinciannya, ada 7.015 kegiatan kampanye legislatif berupa kampanye rapat terbatas, pertemuan tatap muka, dan kegiatan lain. Kemudian ada 6 kampanye partai politik berupa rapat umum. Selanjutnya ada 96 kampanye DPD, dan 39 kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden yang terdiri atas 35 kegiatan kampanye terbatas, pertemuan tatap muka, dan kegiatan lain serta 4 kampanye rapat umum. (Gia)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


