Pelaku Pencurian Tandon Tempat Penampungan Air Bersih di Sambutan Diringkus Polisi

Terbit: 21 Agustus 2024

pencurian
Pelaku pencurian tandon penampung air bersih berinisial AR (33) dibekuk Tim Elang Polsek Samarinda Kota. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Kasus pencurian kembali terjadi di Samarinda. Kali ini, pelaku menggasak sebuah tandon air merk Ganesha warna orange atau tempat penampungan air.

Kasus ini tepatnya terjadi di pada Selasa 6 Agustus 2024 lalu di Jalan Sultan Sulaiman Perum Pelita IV, Gang Apel, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.

Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus menerangkan peristiwa bermula saat itu penghuni rumah kontrakan hendak mandi, tetapi saat memutar kran ternyata air tidak mengalir.

“Kemudian, diapun langsung mengecek ke belakang rumah, ternyata tandon penampungan air bersih sudah raib alias hilang,” ujarnya, Rabu 21 Agustus 2024.

Terkait hal itu, penghuni kontrakan sekitar pukul 17.30 WITA memberitahu kepada pemilik rumah. Dan langsung disikapi melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Kota guna proses lebih lanjut.

Lalu Tim Elang Polsek Samarinda Kota, langsung melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan meminta keterangan saksi-saksi serta petunjuk dilokasi.

Sekitar 13 hari atau hampir dua pekan penyelidikan dilakukan, akhirnya berhasil mengetahui identitas pelaku pencurian yang berada di Jalan Gerilya Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Samarinda Utara.

“Pada Minggu 18 Agustus 2024 dini hari sekitar pukul 00.30 WITA, satu pelaku berhasil diringkus dan saat diinterogasi mengakui perbuatannya. Ia mengungkap kalau aksi itu dilakukan bersama tiga temannya yaitu UD, IW dan SD,” jelasnya.

Satu pelaku berhasil diamankan dan merupakan residivis, ia sudah dua kali masuk penjara.

Berdasarkan pengakuan pelaku dirinya melakukan tindak pencurian tandon bersama-sama diawali dengan memantau sekitar lokasi, setelah aman mereka langsung melancarkan aksinya tersebut.

Sebelumnya tandon mereka kuras dulu airnya sampai kosong, kemudian mengangkat secara bersama-sama, setelah itu dibawa menggunakan taksi online jenis pikap yang sebelumnya telah dipesan para pelaku.

“Setelah mereka berhasil mnembawa tandon itu kemudian langsung dijual. Satu di antara mereka memposting di Facebook,” imbuhnya.

(Don)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved