Prolog.co.id, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berupaya mengurangi angka kemiskinan dengan membekali 41 warga usia produktif dengan keterampilan pastry dan bakery. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) ini menarget anak usia sekolah, tidak sekolah, atau lulus tidak melanjutkan sebagai peserta.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu komitmennya dalam bidang ekonomi, yakni memberikan bantuan modal usaha UMKM dan pelatihan keterampilan. Ia berharap, pelatihan ini dapat membantu peserta untuk menambah penghasilan keluarga dan mengurangi angka kemiskinan di Kutim.
“Paling tidak, setelah pelatihan, peserta termotivasi untuk berwirausaha menuju kemandirian ekonomi,” ujar Ardiansyah.
Selain itu, Ardiansyah juga berharap agar tidak ada ego sektoral antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia mendorong agar OPD-OPD terkait secara bergantian melaksanakan pelatihan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.
Kepala UPT SPNF SKB Sangatta Utara, Sri Rezeki Suswandari mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan sikap mental wirausaha.
“Sasaran kegiatan adalah anak usia sekolah, tidak sekolah atau lulus, tapi tidak melanjutkan. Warga masyarakat yang menganggur atau tidak memiliki pekerjaan,” kata Sri Rezeki.
Untuk diketahui, pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan dan Industri, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, BPR, Sangatta Marketing, dan Rumah Lubna. (atk/adv/diskominfokutim)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


