Pemprov Kaltim akan Berangkatkan Marbot Pergi Umrah, Biro Kesra: Perjalanan Religi ke Yerusalem Masih Tertunda

Terbit: 14 Juli 2025

Pemprov Kaltim
Proses pelaksanaan ibadah umroh. (Ist)

Prolog.co.id, SamarindaPemprov Kaltim memastikan sebanyak 800 marbot masjid akan diberangkatkan menunaikan ibadah umrah dan perjalanan rohani pada Agustus mendatang.

Namun, khusus untuk umat Kristiani yang berencana melaksanakan perjalanan religius ke Yerusalem, keberangkatan mereka masih belum dapat dipastikan. Hal ini disebabkan penghentian sementara layanan penerbangan ke Israel akibat situasi konflik yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa saat ini proses pendataan serta pembukaan rekening Bank Kaltimtara bagi seluruh calon penerima bantuan sedang dikebut. Selain itu bantuan dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing calon jamaah.

“Proses pembukaan rekening sedang berjalan. Insyaallah Agustus mereka sudah bisa berangkat umrah,” ujar Dasmiah.

Dalam pelaksanaan program ini Pemprov Kaltim juga turut melibatkan Kementerian Agama di kabupaten/kota guna proses pengurusan paspor dan vaksinasi wajib, seperti meningitis dan polio, sebagai syarat perjalanan ke luar negeri.

“Untuk pemberangkatan kita memberikan kebebasan kepada para calon jamaah dalam memilih biro perjalanan yang dipercaya,” katanya.

Selain itu menurutnya, pihaknya akan tetap memberikan arahan dan pendampingan dalam proses pengurusan administrasi keberangkatan. Di sisi lain, ungkap Dasmiah, rencana perjalanan rohani bagi penjaga rumah ibadah non-Muslim ke Yerusalem masih tertahan.

Pihaknya juga belum bisa memastikan keberangkatan mereka tahun ini karena menunggu stabilitas situasi keamanan.

“Situasi di Israel belum kondusif. Kami belum bisa memastikan apakah bisa berangkat tahun ini, tapi kami tetap siapkan segala persyaratannya,” terang Dasmiah.

Meski keberangkatan masih tertunda, Dasmiah menegaskan bahwa seluruh proses administratif tetap berjalan, termasuk pembuatan rekening dan dokumen perjalanan.

“Kalau memang tidak memungkinkan tahun ini, kita ajukan tahun depan. Tapi saat ini semua persiapan tetap kami lakukan, agar begitu situasi membaik mereka bisa langsung berangkat,” pungkasnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved