Prolog.co.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus berupaya meningkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar memiliki pasar yang lebih luas.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa berbagai produk UMKM Kaltim seperti abon, amplang, keminting, sambal dan olahan lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“UMKM kita ini adalah penopang nyata ekonomi Kaltim, karena aktivitas ekonomi kita banyak didukung oleh UMKM,” ujar Akmal Malik.
Akmal Malik menekankan pentingnya pelaku UMKM untuk bisa membaca peluang pasar. Salah satu tempat yang dapat dimanfaatkan adalah asrama haji di Balikpapan.
“Tahun ini, ada sekitar 6000 calon jemaah haji. Ini merupakan peluang besar bagi UMKM untuk memasarkan produk makanan mereka kepada para calon jemaah,” katanya.
Selain itu, Akmal Malik mengungkapkan bahwa hotel-hotel di Kaltim juga harus berperan dalam memasarkan produk UMKM.
“Kami telah meminta agar setiap hotel membantu memasarkan produk UMKM di setiap kamar, sehingga tamu hotel bisa membeli produk UMKM langsung di kamar mereka,” tambahnya.
Dalam upaya mendukung UMKM, Akmal Malik juga meminta agar setiap pemberian bantuan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak berupa uang, dan makanan instan lainnya dialihkan ke produk-produk UMKM Kaltim.
“Seperti banjir yang ada di Kabupaten Mahulu, kami meminta OPD menyediakan bantuan berupa produk UMKM, ada abon dan jajanan lainnya yang bisa langsung menikmati masyarakat,” jelasnya.
Dirinya juga mengimbau bagi pelaku UMKM Kaltim untuk lebih produktif, terutama dalam memproduksi makanan kemasan siap santap.
“Makanan kemasan siap santap sangat bermanfaat sebagai bantuan kebencanaan karena tidak memerlukan alat memasak,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah dan upaya ini, Pemprov Kaltim berharap dapat mendorong pertumbuhan dan pemasaran UMKM lokal, sehingga ekonomi daerah semakin kuat dan mandiri. (mat)


