Prolog.co.id, Samarinda – Pemprov Kaltim menjalin kerja sama strategis dengan Provinsi Anhui, Tiongkok yang digadang-gadang bakal mendongkrak perekonomian Kaltim. Tak tanggung-tanggung, ada 3 proyek utama yang siap dijalankan, meliputi perakitan mobil listrik, hilirisasi pasir silika, dan pengembangan crude palm oil (CPO).
“Dari hasil kerja sama kami dengan Provinsi Anhui Tiongkok, kemungkinan ada 3 proyek utama yang akan kami kawal,” Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto belum lama ini.
Kendati sudah ada 3 proyek utama yang akan dijalankan, kerja sama dengan Provinsi Anhui, Tiongkok tak berhenti di situ saja. Puguh menyebut, ada beberapa bidang lain yang akan dikerjasamakan.
“Pemprov Kaltim dan Anhui juga berfokus pada sektor lain. Seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Kami akan kembangkan dan semoga bisa berjalan maksimal,” sambung Puguh.
Kerja sama antara Tiongkok dan Pemprov Kaltim memang bukan hal baru. Terbukti berdasarkan data realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltim periode Oktober-Desember 2023, Tiongkok berada di posisi ketiga dengan 10 proyek.
“Investor asal Tiongkok merealisasikan investasinya sebesar 69,7 juta USD atau setara dengan Rp 1.032.411.000.000,” sambungnya.
Selain Tiongkok, negara lain yang paling banyak berinvestasi di Kaltim adalah Hongkong dan Singapura. Untuk Hongkong, realisasi investasinya mencapai 91.482.400 USD atau Rp 1.353.939.520.000 untuk 18 proyek. Semenatara untuk realisasi investasi Singapura mencapai 82.335.400 USD atau Rp 1.218.563.920.000.
Puguh juga mengakui, bahwa realisasi investasi PMA berdasarkan sektor usaha yang terbanyak ada di subsektor transportasi, gudang, dan komunikasi dengan 115,91 juta USD atau Rp 1,66 triliun. Kemudian, pertambangan juga menjadi subsektor yang menyumbang realisasi investasi terbesar yakni 100,55 juta USD atau Rp 1,44 triliun.
“Kemudian ada juga subsektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan sebesar 61,58 juta USD atau Rp 883,72 miliar,” tandasnya. (Gia)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


