Terus Dikepung Banjir, Perpusda Kaltim Akan Pindah ke Kawasan Strategis Eks Bandara Temindung di tahun 2028

Terbit: 12 Maret 2025

Perpusda Kaltim
Gedung Perpustakaan Daerah Kaltim di Jalan Juanda Samarinda (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Setelah bertahun-tahun menjadi kawasan langganan banjir saat musim hujan, Gedung Perpustakaan Daerah Kalimantan Timur akhirnya dipastikan akan direlokasi ke kawasan eks Bandara Temindung, Samarinda pada tahun 2028 mendatang.

Rencana ini tentunya menjadi angin segar bagi pelayanan publik yang selama ini terganggu akibat banjir yang kerap merendam ruang-ruang layanan hingga merusak koleksi buku.

Kondisi memprihatinkan tersebut telah memicu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim untuk mencari solusi permanen. Dimulai dari sejak tahun 2022, wacana pemindahan gedung telah diajukan.

Awalnya, perpustakaan daerah direncanakan menempati Gedung Atlet di kawasan Gelora Kadrie Oening. Namun, rencana itu kandas karena gedung tersebut kembali difungsikan sebagai Hotel Atlet dalam rangka menyambut MTQ Nasional 2024.

Kini, rencana pemindahan kembali menguat seiring proyek besar pembangunan pusat perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di kawasan eks Bandara Temindung. Kompleks tersebut akan terdiri dari empat tower, masing-masing setinggi 11 lantai, dan menjadi kantor baru bagi 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk DPK dan Perpusda Kaltim.

Plt Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima paparan desain tata letak dari tim konsultan yang menangani proyek tersebut.

“Mereka datang pekan lalu, menanyakan kebutuhan ruang untuk layanan, sekretariat, dan unit kerja kami, lalu memaparkan hasil desainnya,” ujar Anita.

Menurutnya, pembangunan akan dimulai pada tahun 2026, setelah melalui proses efisiensi anggaran di tahun 2025.

“Proyek ini ditargetkan rampung dalam dua tahun, sehingga DPK dan Perpusda Kaltim bisa menempati gedung baru pada 2028 mendatang,” katanya.

Dalam struktur bangunan, DPK Kaltim akan menempati lantai 1 hingga 7 dari salah satu tower yang juga akan dihuni oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim di lantai 8 hingga 10. Lantai 11 dirancang sebagai rooftop.

“Lantai 1 sampai 4 untuk layanan perpustakaan, sedangkan lantai 5 hingga 7 untuk ruang perkantoran,” jelas Anita.

Relokasi ini diharapkannya bisa menjadi jawaban atas permasalahan yang selama ini membelenggu layanan perpustakaan.

“Tidak hanya menyelamatkan aset dari kerusakan, pemindahan ini juga menjadi bagian dari penataan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan modern di Kaltim,” pungkasnya.

(Mat)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved