Prolog.co.id – Prabowo-Gibran, Pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2024 berhasil memenangkan suara terbanyak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Lokasi Khusus 901 yang berada di Rutan KPK, Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan.
Dalam pemungutan suara tersebut, pasangan Anies-Muhaimin mendapatkan 24 suara, sementara Prabowo-Gibran memperoleh 38 suara. Terakhir pasangan Ganjar-Mahfud hanya mendapatkan 9 suara.
Menurut Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 901, Yuri Gunarto, terdapat 5 suara yang dinyatakan tidak sah karena surat suara dicoblos lebih dari satu kali.
“Mungkin mereka bingung memilih karena mereka adalah penggemar semua calon,” ujar Yuri.
Sementara itu, Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan bahwa dari total suara yang ada di Rutan Gedung Merah Putih, hanya 60 tahanan yang melakukan pencoblosan. Sementara itu, sisanya adalah petugas Rutan KPK dan warga sekitar.
“KPK berkomitmen untuk menjamin hak-hak dasar para ahanan sebagai warga negara, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 43,” ujar Ali.
Beberapa nama terkenal yang terjerat kasus korupsi telah melakukan pencoblosan di Rutan KPK, termasuk mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Namun, ia tidak tampak mengenakan rompi KPK seperti dua rombongan lainnya di Rutan Guntur dan Gedung Pusat Edukasi Anti Korupsi atau C1. Dalam rombongan yang sama, mantan Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo juga ikut mencoblos di TPS KPK.
Selain Alun, ada juga nama-nama tahanan terkenal lainnya yang mencoblos di Rutan KPK, seperti Hakim Agung non-aktif Gazalba Saleh, Sekretaris MA non-aktif Hasbi Hasan, dan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono. Mereka semua tampak rapi dengan mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam.
Sementara itu, dua rombongan lainnya di Rutan C1 dan Pomdam Jaya Guntur, para tahanan tampak mengenakan rompi oranye saat mencoblos. Dalam rombongan tersebut, Eko Darmanto, mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, telah mencoblos di Rutan KPK. Selain itu, ada juga Reyna Usman, mantan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kemnaker RI 2011-2015 dan anak buah Cak Imin kala itu, serta Kasdi Subagyono, mantan Sekjen Kementerian Pertanian, dan I Nyoman Darmanta, Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Sistem Proteksi TKI TA 2012.
Untuk diketahui, Pemilu 2024 mencakup pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.
Sebelumnya, KPU RI telah mengumumkan 18 partai politik nasional yang akan berpartisipasi dalam Pemilu 2024. Selain itu, pemilihan anggota legislatif juga akan diikuti oleh enam partai politik lokal.
KPU RI juga telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024, yaitu pasangan Anies-Muhaimin dengan nomor urut 1, Prabowo-Gibran dengan nomor urut 2, dan Ganjar-Mahfud dengan nomor urut 3.
Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024. (Day)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


