Prodi TRPPL Edukasi Warga Taqwa Lok Bahu Samarinda tentang Pemilahan Sampah dan Pembuatan Pupuk Organik

Terbit: 7 April 2026

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
Program Studi TRPPL Politeknik Pertanian Negeri Samarinda bersama kelompok Dasawisma Taqwa RT 28 Lok Bahu

Prolog.co.id, Samarinda – Program Studi Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan (TRPPL) Politeknik Pertanian Negeri Samarinda melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi pemilahan limbah rumah tangga dan pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk bersama kelompok Dasawisma Taqwa RT 28 Lok Bahu, Samarinda, pada 6 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota dasawisma yang antusias untuk mempelajari pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, sekaligus memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman rumah tangga. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dan mengubahnya menjadi sumber daya yang bernilai guna.

1000006222
Program Studi TRPPL Politeknik Pertanian Negeri Samarinda bersama kelompok Dasawisma Taqwa RT 28 Lok Bahu

Materi sosialisasi disampaikan oleh tiga narasumber dari Program Studi TRPPL, yaitu Christine Elia Benedicta, S.Hut., M.Ling., Andi Gita Tenri Sumpala, S.Si., M.Ling., dan Christopaul Pala’langan Toding Layuk, S.P., M.Ling. Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan jenis-jenis sampah rumah tangga, teknik pemilahan sampah organik dan anorganik, serta tahapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk yang dapat diterapkan secara sederhana di lingkungan rumah.

Christine Elia Benedicta menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah tangga melalui kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung program pengurangan sampah di tingkat kota.

Sementara itu, Andi Gita Tenri Sumpala memberikan pemaparan mengenai potensi limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahan-bahan yang dapat digunakan serta manfaat pupuk organik bagi kesuburan tanah.

Christopaul Pala’langan Toding Layuk menambahkan bahwa pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk merupakan salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga. Melalui pendekatan ini, sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan kembali.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari peserta. Tim dosen yang terdiri atas Kemala Hadidjah, ST, M. Si, Fachruddin Azwari, ST., M.Si., Adi Supriadi, S.Hut., M.Si., Dr. Martha Ekawati Siahaya, S.Hut., M.P., dan Dr. Arini Rajab, S.Si., M.Si. turut berperan aktif menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait teknik pemilahan sampah, proses pembuatan pupuk organik, waktu pengomposan, hingga pemanfaatan hasil pupuk untuk tanaman pekarangan.

Keberhasilan kegiatan ini juga didukung oleh tim pelaksana yang bertugas menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, yaitu Sisie Karmita, S.S.T., Rusli Wahyuni, A.Md., Estu Pangaribowo, A.Md., dan Joko Triyono, S.Kel. Mereka memastikan seluruh alat, bahan, dan sarana pendukung kegiatan tersedia dengan baik sehingga pelaksanaan sosialisasi berjalan lancar.

1000006224
Program Studi TRPPL Politeknik Pertanian Negeri Samarinda bersama kelompok Dasawisma Taqwa RT 28 Lok Bahu

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Program Studi Teknologi Rekayasa Pengendalian Pencemaran Lingkungan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mampu menerapkan pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved