Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Program Kawasan Pertanian Terintegrasi Diyakini Melahirkan Multiplier Effect

Terbit: 14 Oktober 2023

Program Kawasan Pertanian Terintegrasi
Plt Kepala Bappeda Kukar, Vanesa Vilna.

Prolog.co.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan pembangunan kawasan pertanian terintegrasi berbasis kawasan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pertanian berkelanjutan.

Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Vanesa Vilna, menerangkan jika program kawasan pertanian terintegrasi ini memliki multiplier effect atau efek berganda terhadap perekonomian daerah.

“Kawasan pertanian terintegrasi ini mencakup seluruh aspek dalam pertanian, dari hulu hingga hilirasi produk pertanian. Mulai dari agroproduksi, agroindustri, agrobisnis, agroteknologi, sampai dengan agrowisata,” ujar Vanesa, Kamis (12/10/2023).

Menurutnya, program ini telah masuk dalam rancangan RPJMD Kukar 2021-2026. Lima kawasan yang telah ditetapkan oleh Pemkab Kukar sebagai kawasan pertanian terintegrasi di antaranya Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman dan Marangkayu.

Vanesa menjelaskan, pihaknya akan membuat satu kawasan yang akan dijadikan sebagai lahan percontohan pertanian terintegrasi di Kukar.

“Lokasinya mungkin kecil saja satu sampai dua hektar,” katanya.

Selain itu, Bappeda Kukar juga akan melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para petani.

“Kemudian juga kita akan desain rancang bangunannya. Dari segi utilitas, arsitek, dan fungsinya,” tambahnya.

Dia berharap, dengan penerapan kawasan pertanian terintegrasi tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat petani.

“Bisa memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah mengapresiasi program ini. Ia mengatakan bahwa kawasan pertanian terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan sektor pertanian di Kukar yang memiliki potensi besar.

“Kita harus memanfaatkan lahan-lahan yang ada untuk meningkatkan produksi pertanian kita. Dengan adanya kawasan pertanian terintegrasi ini, kita bisa mengoptimalkan penggunaan lahan dan sumber daya lainnya,” ucap Edi.

Edi juga berharap bahwa program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat petani di Kukar.

“Semoga dengan adanya program ini, petani kita bisa lebih sejahtera dan mandiri. Serta bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian kita,” pungkasnya. (Day/Adv/DiskominfoKukar)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved