Prolog.co.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) gencar mempromosikan Pulau Kumala sebagai destinasi wisata unggulan. Untuk merealisasikan hal ini, Pemkab Kukar membuka peluang bagi investor untuk mengelola pulau yang terletak di tengah Sungai Mahakam tersebut.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan masterplan pengembangan Pulau Kumala bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Namun, untuk memaksimalkan potensi wisata pulau ini, diperlukan pengelolaan yang lebih profesional dari pihak swasta.
“Kami melihat potensi besar Pulau Kumala. Dengan melibatkan investor, kami yakin pulau ini bisa menjadi daya tarik wisata yang lebih baik lagi,” ujar Edi Damansyah pada Jumat, 29 November 2024.
Sebagai bentuk dukungan kepada investor, Pemkab Kukar berencana memberikan insentif. Hal ini dilakukan untuk menarik minat investor jangka panjang, mengingat pengembangan destinasi wisata membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
“Kami memahami bahwa investasi di sektor pariwisata membutuhkan waktu untuk balik modal. Oleh karena itu, kami akan memberikan insentif agar investor lebih tertarik,” jelas Edi.
Selain menawarkan insentif, Pemkab Kukar juga akan meningkatkan aksesibilitas ke Pulau Kumala. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperlebar jembatan penghubung pulau dengan daratan agar bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Dengan akses yang lebih baik, wisatawan akan lebih nyaman berkunjung ke Pulau Kumala,” tambahnya.
Edi mengungkapkan bahwa beberapa investor telah menyatakan minat untuk mengelola Pulau Kumala. Saat ini, Pemkab Kukar masih melakukan tahap evaluasi terhadap proposal yang masuk.
“Kami berharap segera menemukan mitra strategis yang dapat mengembangkan Pulau Kumala menjadi destinasi wisata yang berkelas dunia,” pungkasnya.
(Adm/Adv/DiskominfoKukar)


