Prolog.co.id, Samarinda—Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menegaskan komitmennya untuk mengawal pemenuhan kebutuhan dasar petani, terutama ketersediaan pupuk yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah daerah.
Sapto mengungkapkan, keluhan terkait keterbatasan pupuk hampir selalu muncul dalam setiap agenda pertemuan dengan kelompok tani. Kondisi tersebut mendorongnya menjadikan penyediaan pupuk sebagai salah satu prioritas dalam perencanaan program tahun 2026.
Menurutnya, pupuk merupakan kebutuhan paling mendesak bagi petani agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Karena itu, ia berkomitmen mendorong agar distribusi dan ketersediaan pupuk dapat direalisasikan secara lebih merata.
Selain persoalan pupuk, Sapto juga menyoroti kondisi infrastruktur penunjang pertanian. Akses jalan menuju kawasan pertanian dinilai masih menjadi hambatan, terutama bagi petani dalam mengangkut hasil panen maupun menjangkau pasar.
Ia menyebut, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang belum memadai, baik dari sisi pembangunan maupun perbaikan. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang perlu segera ditangani agar aktivitas pertanian dapat berjalan lebih lancar.
Sapto berharap, perhatian terhadap pemenuhan pupuk dan perbaikan infrastruktur dasar dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Timur.
(Nur/Adv)


