RDP Soal Longsor Batuah Km 28 Berlangsung Tegang, DPRD Kaltim Bentuk Tim Kajian Independen

Terbit: 7 Juni 2025

DPRD Kaltim
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Prolog.co.id – Suasana memanas mewarnai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kaltim yang membahas insiden longsor di Batuah, Kilometer 28 beberapa waktu lalu. Warga terdampak dan pihak perusahaan tambang PT Bara Sentosa Sukses (BSSR) saling beradu argumen terkait penyebab utama bencana tersebut.

Dalam forum itu, warga bersikeras bahwa aktivitas pertambangan PT BSSR menjadi pemicu utama terjadinya longsor, sementara pihak perusahaan menampik tudingan tersebut dan menilai kejadian itu sebagai akibat faktor alam. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi saat dikonfirmasi mengenai rapat dan pembahasan tersebut, mengakui bahwa perbedaan pendapat antara kedua pihak cukup tajam.

“Warga menilai longsor disebabkan aktivitas tambang, tapi perusahaan beralasan lokasi tambang berjarak cukup jauh dan mengacu pada analisis geologis, penyebabnya adalah faktor alam,” jelas Subandi.

Meski tidak mengakui keterlibatan langsung, PT BSSR disebut tetap beritikad membantu warga terdampak. Bentuk bantuan yang akan diberikan masih dalam tahap pembahasan antara kedua belah pihak, termasuk opsi mediasi.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pahlevi, menegaskan bahwa lembaganya akan menindaklanjuti persoalan ini secara menyeluruh. DPRD Kaltim berencana membentuk tim kajian independen yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dan lembaga teknis seperti Dinas ESDM serta BPPJN.

“Tim ini akan menelusuri penyebab longsor secara objektif, agar langkah penanganan dan kebijakan ke depan benar-benar tepat,” ujar Reza.

Ia juga menekankan bahwa meskipun hasil kajian nanti menunjukkan faktor alam, perusahaan tetap memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang menjadi korban.

“Jangan hanya berpegang pada aspek teknis. Ada tanggung jawab moral yang harus dijalankan karena masyarakatlah yang menanggung dampaknya,” pungkasnya.

(Nng/Adv/DPRDKaltim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved