Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Satpol PP dan Dinsos Kutim Razia Gelandangan dan Pengemis

Terbit: 6 Desember 2023

Razia Gelandangan dan Pengemis
Tim gabungan Satpol PP dan Dinsos Kabupaten Kutai Timur melakukan razia gelandangan dan pengemis di Kecamatan Sangatta Utara.

Prolog.co.id, Kutai Timur – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan razia gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (6/12/2023).

Razia yang dilakukan secara menyeluruh ini berhasil mengamankan 10 orang gepeng yang terjaring di titik lampu merah dan fasilitas umum, termasuk Taman Bersemi STQ, Polder Ilham Maulana, dan SPBU Sangatta Utara.

Plt. Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kutim, Muhammad Samsu, mengatakan bahwa razia ini dilakukan sebagai upaya untuk menertibkan gepeng di wilayah tersebut.

“Kami telah melakukan penyisiran di berbagai titik lampu merah, mencakup area simpang telkom, simpang pendidikan, hingga lampu merah simpang 4 APT Pranoto,” ujar Samsu.

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil mengamankan 10 orang gepeng yang terdiri dari berbagai profesi, termasuk pengemis, pembersih kaca mobil, badut jalanan, serta pedagang kaki lima. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan laki-laki dan empat perempuan. Terdapat juga seorang lansia berusia 91 tahun.

Samsu menyampaikan bahwa sebagian dari mereka berasal dari luar daerah, yaitu Kabupaten Sumenep dan Madura.

“Mereka yang terjaring razia ini kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan,” kata Samsu.

Samsu juga mengungkapkan bahwa pihaknya berencana untuk melakukan razia secara rutin pada tahun mendatang guna menegakkan aturan terkait gelandangan dan pengemis di wilayah tersebut.

Namun, Samsu juga mengungkapkan kendala yang dihadapi oleh pihaknya, yakni keterbatasan kendaraan operasional. Mereka hanya memiliki kendaraan jenis double cabin, yang tidak sesuai untuk kegiatan razia semacam ini karena potensi risiko bagi para gepeng yang ditangkap.

“Dalam waktu dekat, kami berharap dapat mengatasi kendala ini agar kegiatan razia dapat dilakukan secara teratur tanpa mengancam keselamatan para pelaku yang terjaring,” pungkas Samsu. (atk/adv/diskominfokutim)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved