Sekolah Rakyat Samarinda Resmi Dibuka, Diperuntukkan Bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

Terbit: 1 Juli 2025

Sekolah Rakyat Samarinda
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin. (Dok Prolog.co.id)

Untuk di Samarinda, Sekolah Rakyat akan mendapatkan 200 kuota, namun pada tahap awal pendaftaran dibuka untuk 100 siswa. Rinciannya, 50 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 50 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendidikan akan diselenggarakan secara formal berbasis karakter, dengan sistem berasrama di dua lokasi sementara yang telah disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda. Yakni, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan kolaborasi tiga kementerian utama, yaitu, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Adapun Pemerintah Kota Samarinda hanya sebagai pelaksana dan hanya memfasilitasi para penerima manfaat.

“Pemerintah daerah hanya memfasilitasi karena Samarinda merupakan penerima manfaat dari program pusat,” kata Asli Nuryadin pada Selasa, 1 Juli 2025.

Biaya Sekolah Rakyat Ditanggung Pemerintah, Rp 48 Juta per Siswa

Seluruh pembiayaan program ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat, termasuk kebutuhan pendidikan dan biaya hidup siswa selama tinggal di asrama.

“Biaya per siswa sekitar Rp 48 juta per tahun. Itu mencakup pakaian, makanan, laptop, hingga sepatu. Semua ditanggung penuh oleh pusat,” beber Asli.

Sementara untuk kriteria bagi calon peserta didik, harus berdomisili di Kota Samarinda dan berasal dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu, calon siswa harus memiliki motivasi tinggi untuk belajar, mendapat dukungan dari orang tua atau wali, serta sehat secara jasmani dan rohani. Kesediaan untuk tinggal di asrama juga menjadi syarat mutlak.

“Program ini bukan hanya memberikan pendidikan gratis, tapi juga membentuk karakter anak melalui sistem asrama yang terintegrasi. Pendampingan dilakukan secara profesional,” jelas Asli.

Pendaftaran Sekolah Rakyat dibuka hingga 3 Juli 2025. Calon peserta didik atau orang tua dapat mendaftar langsung ke Kantor Dinas Sosial Kota Samarinda di Jalan Dahlia No.12, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota. Pendaftar juga dapat menghubungi kontak resmi panitia atas nama Yusuf (0821-5415-0282) dan Agus (0813-4635-5629).

Dengan dua lokasi yang disiapkan, daya tampung program Sekolah Rakyat di Samarinda tahun ini bakal ditingkatkan menjadi 200 siswa. Menurut Asli, penambahan kuota ini merupakan hasil dari rapat terbatas antara presiden, menteri sosial, dan menteri pendidikan beberapa waktu lalu yang menugaskan daerah untuk segera menyiapkan teknis pelaksanaan di lapangan.

“Kami terus menyesuaikan jumlah siswa sesuai kuota pusat. Saat ini tim kami sedang bekerja untuk memastikan semua kebutuhan teknis dan logistik di lokasi asrama terpenuhi,” tutup Asli. (day)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved