Prolog.co.id, Samarinda – Proses seleksi calon direksi Badan Usaha Milik Daerah Kalimantan Timur (BUMD Kaltim) tahun 2025 memasuki tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tahap ini berlangsung pada 14–16 Juli 2025 di Hotel Midtown Samarinda. Dari total 82 peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi, hanya 72 peserta yang mengikuti UKK, menandakan 10 peserta gugur karena tidak hadir.
Anggota Panitia Seleksi, John Fresly, menjelaskan bahwa dari 90 pelamar yang mendaftar sejak 24 Juni hingga 8 Juli 2025, hanya 82 orang yang memenuhi syarat administratif. Namun, 10 di antaranya otomatis gugur karena absen saat UKK. “Peserta yang tidak hadir otomatis dinyatakan gugur. Ini bagian dari prinsip transparansi yang kami junjung,” tegas John.
UKK dilaksanakan secara daring menggunakan komputer untuk memastikan akuntabilitas proses seleksi. Menurut John, tidak ada toleransi bagi peserta yang tidak mengikuti seluruh tahapan seleksi. “Kami tidak hanya menilai dari administrasi dan kemampuan substansi, tapi juga melihat rekam jejak, integritas, dan kompetensi calon,” tambahnya.
Seleksi ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Panitia menyambut baik partisipasi pelamar dari luar Kalimantan Timur, terutama dalam rangka mempersiapkan BUMD yang kompeten menjelang operasional Ibu Kota Nusantara (IKN).
Jadwal Tahapan Seleksi Direksi BUMD Kaltim 2025
Tim panitia seleksi, yang beranggotakan lima orang dan ditetapkan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, terdiri dari akademisi, praktisi hukum, birokrat, dan profesional BUMD. Mereka menegaskan komitmen untuk menjaga proses seleksi tetap terbuka dan menerima masukan publik.
Setelah UKK, peserta akan melanjutkan ke tahap penulisan makalah pada 17 Juli, disusul presentasi dan wawancara akhir pada 18–20 Juli. Hasil akhir akan diumumkan pada 31 Juli 2025 melalui laman resmi dan media sosial Pemprov Kaltim serta BUMD Kaltim.
“Kami pastikan seleksi ini objektif dan integritas kami sebagai panitia seleksi juga dipertaruhkan,” pungkas John. (mat)


