Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Sudah Dibuka dan Dilewati Masyarakat, Pemprov Kaltim Belum Siapkan Nama untuk Ruas Jalan Eks Bandara Temindung

Terbit: 2 Februari 2024

Jalan Eks Bandara Temindung Samarinda
Suasana ruas jalan eks Bandara Temindung yang menghubungkan simpang empat Jalan S Parman dengan Jalan KH Samanhudi yang sudah dibuka pada Jumat (2/2). (Yasmin/Prolog)

Prolog.co.id, Samarinda – Ruas jalan eks Bandara Temindung yang menghubungkan simpang empat Jalan S Parman dengan Jalan KH Samanhudi Samarinda akhirnya dibuka pada Jumat (2/2). Namun, Pemprov Kaltim belum memastikan penamaan untuk jalan tersebut.

“Belum (penamaan ruas jalan eks Bandara Temindung), nanti akan kami bahas. Nanti kami cek lagi, kami juga mau bertemu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni saat dikonfirmasi Jumat (2/2).

Sebagai informasi, ruas jalan eks Bandara Temindung itu memang sudah lama ditutup. Namun sejak akhir 2023 lalu, Pemprov Kaltim mulai memperbaiki jalan tersebut agar bisa dilintasi masyarakat lagi.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, pembangunan akses jalan tersebut memakan biaya sebesar Rp 10 miliar. Sumber dana tersebut berasal dari APBD Kaltim 2023.

Sepanjang 290 meter akses jalan berhasil ditangani dengan lebar badan jalan 20 meter. Pemprov Kaltim juga membangun drainase 1,1 meter dan trotoar 1 meter.

Berdasarkan pantauan Prolog.co.id pada Jumat (2/2) pukul 11.45 Wita, sudah cukup banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalan tersebut. Tampak jalan tersebut dicor dan ada spanduk pemberitahuan yang dipasang Pemprov Kaltim di sana bertuliskan “Dilarang menggunakan, mendirikan bangunan dan/atau berkegiatan apapun di atas lahan eks Bandara Temindung tanpa persetujuan/izin Pemprov Kaltim.”

Ditanya mengenai nasib eks Bandara Temindung yang sudah sejak lama tutup, Sri Wahyuni menegaskan bahwa eks bandara itu tetap aset milik Pemprov Kaltim. 27 September 2023 lalu, Pemprov Kaltim juga sudah mengumumkan kepada masyarakat bahwa eks Bandara Temindung akan dibangun sebagai creative hub.

“Itu tetap aset punya Pemprov Kaltim (eks Bandara Temindung). Kan ada batasnya itu, jadi tidak akan mengganggu. Tahun ini creative hub akan diaktivasi di sana,” tegas Sri Wahyuni.

Lebih lanjut, perkembangan untuk pembangunan creative hub di eks Bandara Temindung itu masih di tahap perencanaan dan desain. Rencananya, Agustus mendatang akan ada National Folklore Festival dan creative hub menjadi salah satu tempat penyelenggaraannya.

“Ini lagi desain dan perencanaan. Tahun ini, kita harapkan Agustus nanti ada festival, itu sudah bisa jadi salah satu venue untuk festivalnya,” tutup Sri Wahyuni. (Gia)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved