Suku Punan Batu, Penghuni Rimba Kalimantan Kini Miliki TPS Sendiri

Terbit: 10 Februari 2024

Suku Punan Batu
Ilustrasi Suku Punan Batu di Kalimantan Utara. (Ist)

Prolog.co.id, Bulungan – Suku Punan Batu, komunitas adat terpencil di Kalimantan Utara (Kaltara) yang masih berburu dan meramu, kini memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) sendiri. Keberadaan TPS ini diharapkan memudahkan mereka menyalurkan hak pilih pada Pemilu 2024.

Sebelumnya, Suku Punan Batu harus menempuh perjalanan jauh ke Desa Sajau untuk mencoblos. Hal ini tentu menyulitkan mereka yang tinggal di tengah hutan Kalimantan.

“Tiga kali Pemilu mereka harus ke desa (Sajau), jauh dari tempat mereka. Kali ini kita dekatkan dengan mereka langsung ke dalam,” kata Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani.

KPU Bulungan mencatat, terdapat sekitar 70 orang Daftar Pemilih Tetap (DPT) di komunitas Suku Punan Batu. Meskipun hidup terpencil, mereka telah menunjukkan partisipasi aktif dalam Pemilu sejak 2015.

“Suku Punan Batu Benau sudah mulai menyalurkan hak pilihnya sejak Pemilu 2015, Pemilu 2019, termasuk Pilkada 2020,” kata Lili.

Membuat TPS di tengah hutan bukan tanpa kendala. Salah satunya adalah komunikasi dengan Suku Punan Batu yang memiliki bahasa berbeda.

“Kita sudah beberapa kali masuk ke dalam, terakhir saya sudah janji untuk menyiapkan TPS,” kata Lili.

“Meski sejauh ini kita terkendala bahasa,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal ini, KPU Bulungan menugaskan KPPS dari Desa Sajau yang mampu berkomunikasi dengan Suku Punan Batu untuk melakukan sosialisasi tata cara mencoblos.

Keberadaan TPS khusus ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi Suku Punan Batu dalam Pemilu 2024.

“Insya Allah, beberapa orang yang bisa komunikasi dengan mereka kita lakukan sosialisasi,” kata Lili. (Day)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved