Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

Tekan Kasus Perundungan Anak, DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Peran Guru BK di Sekolah

Terbit: 9 November 2023

Tekan Kasus Perundungan
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor yang mengaskan pentingnya peran guru BK di sekolah untuk menekan kasus perundungan anak. (Dok)

Prolog.co.id, Samarinda – Untuk menekan angka perundungan atau bullying di sekolah, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sopian Noor mendorong peningkatan sistem pendidikan di Samarinda. Salah satu caranya adalah dengan mengoptimalkan peran guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah.

Menurutnya guru BK bisa bertindak sebagai mediator untuk menengahi berbagai persoalan yang terjadi antara siswa yang satu dengan yang lain. Guru BK juga dianggap dekat dengan siswa, yang bisa menjadi tempat yang baik untuk siswa menceritakan permasalahan yang sedang dihadapinya.

“Untuk itu, guru BK ini harus selalu memperhatikan siswanya. Bisa lebih peka terhadap situasi di sekolah,” terangnya.

Guru BK, menurutnya juga harus dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang mendukung. Seperti ruangan khusus, yang bisa menjadi tempat murid menyampaikan keluh kesah mereka. Dengan begitu indikasi perundungan di sekolah bisa dicegah.

“Kadang masih banyak siswa yang tidak tahu bahwa yang ia lakukan itu bentuk perundungan, atau siswa tidak tahu kalau sebenarnya mereka adalah korban. Di sanalah peran guru BK hadir,” sambungnya.

Untuk informasi, Perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik, ataupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya. Perundungan juga membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok.

Perundungan bisa diibaratkan sebagai benih dari banyak kekerasan lain, misalnya: tawuran intimidasi pengeroyokan, pembunuhan, dan lain-lain. Sebagai benih kekerasan, perundungan bisa ditekan, maka kekerasan yang lebih parah akan bisa dicegah. (Att/Adv/DprdSamarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved