Tren Pasar Modal Kaltim Meningkat 22,1 Persen Selama April 2023

Terbit: 17 Juni 2023

Pasar Modal Kaltim
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kaltim, Made Yoga Sudharma

Prolog.co.id, Samarinda – Kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan I 2023 mencatatkan pertumbuhan positif. Dari catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim, jumlah investor instrumen pasar modal di Benua Etam meningkat sebesar 22,1 persen (yoy) pada April 2023.

Kepala OJK Kaltim Made Yoga Sudharma menerangkan peningkatan tren positif dari instrumen pasar modal tercerin dari jumlah investor saham dalam nilai Single Investor Identification (SID) periode April 2023. Tercatat, sebanyak 76,357 SID atau naik sebesar 22,1 persen (yoy) dibanding April 2022.

Adapun penyumbang investor saham terbesar berada di Kota Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara yaitu masing-masing sebesar 24.891 SID, 22.919 SID, dan 6.849 SID.

“Jumlah investor saham terus mengalami peningkatan setiap periodenya sejalan dengan tingginya minat investasi di kalangan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (16/6/2023).

Selain instrumen saham, instrumen reksadana turut menjadi pilihan investasi di kalangan masyarakat. Jumlah investor reksadana pada April 2023 tercatat sebanyak 177.234 SID. Naik sebesar 30,63 persen (yoy) dibanding April 2022.

Penyumbang investor reksadana terbesar juga masih serupa dengan penyumbang investor saham. Tersebar di Kota Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara. Masing-masing sebesar 51.158 SID, 49.408 SID, dan 24.150 SID.

Selanjutnya, nilai transaksi saham di bulan April 2023 tercatat sebesar Rp893 miliar atau mengalami penurunan sebesar minus 57 persen (yoy) dari tahun sebelumnya.

Diketahui, daerah yang menjadi penggerak nilai transaksi saham di Kaltim, yaitu Kota Samarinda, Balikpapan, dan Bontang yaitu masing-masing menyumbang sebesar Rp352 miliar, Rp327 miliar, dan Rp73 miliar dari keseluruhan nilai transaksi saham.

Adapun, nilai transaksi saham menurun namun nilai kepemilikan saham semakin besar yaitu sebesar Rp8,59 triliun, tumbuh sebesar 123 persen (yoy) dari tahun sebelumnya.

(Redaksi Prolog)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved