Prolog.co.id, Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yosep Udau, mengusulkan pembangunan penampungan air di Bengalon sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran.Rencana ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air yang memadai dan respons cepat saat insiden kebakaran terjadi.
Usulan tersebut disampaikan Yosep Udau kepada awak media usai rapat Hearing bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kutim di Kantor DPRD Kutim, Sangatta, pada Rabu 19 Agustus 2024.
“Selama sosialisasi di Bengalon, kami mencetuskan ide untuk membangun penampungan air, asalkan ada lahan yang tersedia. Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kebakaran,” jelas Yosep.
Ketua DPD Partai PAN ini juga menyoroti bahwa tidak semua desa di Kutim memiliki akses ke sistem air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Dengan demikian, pembangunan penampungan air di setiap desa dapat menjadi solusi yang efektif.
“Sebagian desa di Kutim belum terjangkau oleh PDAM. Oleh karena itu, penampungan air di desa-desa akan sangat membantu dalam situasi darurat,” tambahnya.
Yosep Udau menekankan bahwa ketersediaan air yang memadai sangat penting untuk penanggulangan kebakaran. Ia percaya bahwa penampungan air yang memadai akan meningkatkan efektivitas respons kebakaran, terutama di daerah yang jauh dari sumber air.
“Jika terjadi kebakaran, dengan adanya penampungan air, kita dapat lebih siap dan cepat dalam menangani situasi tersebut. Penampungan air yang strategis akan sangat berguna jika unit pemadam kebakaran harus menempuh jarak yang jauh,” ungkapnya.
(Idm/Adv/DPRD Kutim)


