Prolog.co.id, Samarinda – Rencana Pemkot Samarinda untuk melakukan revitalisasi terhadap bangunan Pasar Pagi rupanya belum sepenuhnya sampai ke telinga DPRD Samarinda. Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar menerangkan bahwa Pemkot Samarinda secara resmi belum menyampaikan rencana tersebut kepada legislator Basuki Rahmat.
“Saya sendiri belum mendengar rencana ini. Jadi saya belum tahu mau dibuat apa pasar itu,” ujar Anhar.
Anhar juga mengaku kaget dengan alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah untuk proyek pembangunan pasar tersebut. Menurutnya nominal sebesar Rp200 miliar tersebut belum pernah dibahas secara detail bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda.
Anggota Fraksi PDI-Perjuangan ini mengaku belum mengetahui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana yang akan menggarap pembangunan Pasar Pagi tersebut.
“Disdag (Dinas Perdagangan) atau Dinas PU (Pekerjaan Umum). Itu saya belum tahu,” terangnya.
Sebelumnya, Pemkot Samarinda mengumumkan akan merelokasi ribuan pedagang Pasar Pagi pada November 2023 ini. Rencananya hingga akhir tahun, pasar yang sudah berusia 60 tahun lebih ini akan dibongkar dan diratakan dengan tanah. Pemkot Samarinda mengaku sudah mengalokasikan anggaran pembangunan Gedung Pasar Pagi di APBD 2024 mendatang. (Att/Adv/DprdSamarinda)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


