Komisi IV DPRD Samarinda Ingatkan Status KLA Bukan Segalanya

Terbit: 19 Oktober 2023

Kota Layak Anak
Jajaran Pemkot Samarinda saat menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA). (ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Kota Samarinda telah berhasil meraih predikat sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat Nindya beberapa waktu lalu. Namun, ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyebutkan masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan daerah ini. Khususnya berkaitan dengan pemenuhan hak anak yang belum terealisasi.

“Penghargaan ini semestinya menjadi evaluasi bagi kita, dan jangan langsung membuat kita berbangga diri,” tegasnya.

Puji melihat fakta di lapangan bahwa permasalahan yang melibatkan anak-anak masih cukup banyak. Baik di lingkungan rumah maupun sekolah, yang bisa memberikan dampak pada tumbuh kembang anak. Selain itu ia menilai, bidang kesehatan juga semestinya mendapatkan perhatian khusus.

“Karena masih banyak jajanan yang tidak sehat, dan harus dihindari. Seperti minuman kemasan yang kadar gulanya cukup tinggi,” sambung Puji.

Ia menambahkan, selain menangani persoalan stunting yang menjadi isu nasional, pemerintah juga harus memikirkan potensi obesitas yang bisa terjadi di kalangan anak-anak.

Dari kondisi lingkungan, Puji melihat masih banyak anak-anak yang menjadi korban tindak kekerasan dari orang terdekat, bahkan termasuk orang tua mereka.

“Termasuk misal kalau orang tua bercerai, itu banyak hak-hak mereka yang tidak dipenuhi. Padahal dalam tumbuh kembangnya, mereka masih membutuhkan peran keduanya,” tutupnya. (Att/Adv/DprdSamarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved