Atasi Masalah Anjal dan ODGJ, Dewan Samarinda Dorong Pembangunan Fasilitas Khusus

Terbit: 15 Juni 2024

odgj
Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda.(Nng/prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, kembali menyoroti persoalan anak jalanan (anjal) dan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) yang masih cukup marak di Kota Tepian.

Menurut Puji, sejatinya persoalan itu bisa dengan cepat teratasi saat pemerintah bisa menghadirkan fasilitas khusus.

“Harusnya kita punya tempat khusus untuk menangani anjal yang kita amankan. Proses asesmen dan pembinaan mereka memerlukan tempat yang belum kita miliki,” kata Puji.

Ia menekankan bahwa kapasitas panti sosial saat ini tidak memadai, terlebih lagi karena panti tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Panti sosial yang kita punya sekarang ini tidak cukup. Panti tersebut juga berada di bawah naungan pemerintah provinsi,” terangnya.

Puji juga mengungkapkan masalah ODGJ yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tidak memiliki tempat tinggal setelah menjalani pengobatan.

“Para ODGJ ini kehilangan KTP mereka, dan meskipun kita telah menyediakan fasilitas seperti BPJS, mereka masih belum memiliki tempat tinggal setelah pengobatan,” ucapnya.

Puji menambahkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus secepatnya menyediakan fasilitas yang memadai untuk menampung dan merawat anjal serta ODGJ.

“Kita membutuhkan tempat untuk merawat anak-anak yang terlantar dan menghadapi masalah sosial lainnya. Oleh karena itu, kami mendesak Pemkot Samarinda agar segera menyediakan fasilitas tersebut,” tutupnya.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved