DPRD Samarinda Setujui Pembatasan BBM Subsidi, Asal Ketersediaan Terjamin

Terbit: 23 Juli 2024

BBM
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Shania Rizky Amalia. (Nng/Prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Anggota DPRD Samarinda, Shania Rizky Amalia, mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk membatasi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang akan diberlakukan mulai 17 Agustus 2024. Namun, ia menekankan pentingnya memastikan ketersediaan BBM di pasaran agar tidak terjadi kelangkaan.

Ia menyebut pembatasan BBM bersubsidi jenis Pertalite merupakan langkah yang tepat untuk memastikan subsidi BBM tepat sasaran. Namun, pemerintah harus memastikan bahwa pasokan BBM lainnya tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pembatasan itu baik, tetapi jangan sampai kehabisan. Ketersediaan BBM di setiap SPBU harus dijaga agar tidak menimbulkan antrean yang panjang,” ujarnya.

Menurut Shania, pembatasan Pertalite bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan subsidi energi dan mengalihkan anggaran ke sektor-sektor yang lebih produktif. Alokasi subsidi BBM juga dapat lebih tepat sasaran, sehingga manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.

“Dengan begitu, subsidi BBM dapat lebih dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Dia juga menyambut baik langkah-langkah untuk menghemat anggaran dan mengalihkan dana ke keperluan yang lebih mendesak.

Shania berharap agar kebijakan pembatasan BBM subsidi ini dapat dilaksanakan dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu memastikan subsidi BBM tepat sasaran serta menghemat anggaran negara.

“Pemerintah juga perlu melakukan sosialisasi yang intensif kepada masyarakat agar memahami tujuan dari kebijakan tersebut,”

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved