Prolog.co.id, Samarinda – Dengan target Pemerintah RI untuk menjadikan Ibu Kota Nusantara (IKN) beroperasi penuh pada tahun 2024, diperkirakan jutaan penduduk akan berpindah ke IKN dan Kalimantan Timur. Hal ini menjadi tantangan besar bagi daerah, termasuk Samarinda.
Abdul Rohim, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, menekankan pentingnya Pemkot Samarinda untuk merancang program ketahanan pangan jangka panjang.
“Pemerintah kota harus memprioritaskan kebutuhan mendasar, terutama pangan,” ungkap Abdul Rohim pada Rabu 10 Juli 2024.
Ia menegaskan perlunya perencanaan yang cermat agar Samarinda dapat memenuhi kebutuhan pangan di tengah perubahan besar akibat perpindahan IKN.
“Kita berada di tiga daerah penyangga IKN, sehingga kita harus siap memenuhi kebutuhan pangan kita,” tambahnya.
Abdul Rohim juga mengingatkan agar Pemkot tidak terburu-buru dalam melaksanakan proyek-proyek yang kurang relevan, sementara isu-isu mendasar seperti ketahanan pangan masih memerlukan perhatian serius.
“Hindari memaksakan proyek yang tidak sesuai, sementara persoalan mendasar belum teratasi,” tegasnya.
(Nng/Adv/DPRD Samarinda)


