Prolog.co.id, Samarinda – Sani Bin Husain, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai penurunan minat generasi muda untuk menjadi guru.
Menurut Sani, fenomena ini terjadi karena banyak anak muda yang lebih tertarik pada pekerjaan dengan imbalan finansial yang lebih tinggi.
“Fenomena ini menjadi perhatian serius karena kurangnya minat menjadi guru dapat mengancam kualitas pendidikan yang ada,” ujar Sani.
Sani menjelaskan bahwa regenerasi tenaga pendidik yang berkualitas sangat penting untuk keberlangsungan pendidikan.
“Jika generasi muda tidak tertarik menjadi guru, maka kita akan menghadapi risiko kekurangan tenaga pengajar berkualitas,” tambahnya.
Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi ini dan menarik minat anak muda ke profesi mengajar.
“Penting bagi pemerintah untuk mencari solusi yang bisa membuat profesi guru lebih menarik bagi generasi muda agar pendidikan di Samarinda dapat terus berkembang,” tutupnya.
(Nng/Adv/DRPD Samarinda)


