Komisi IV DPRD Soroti Antrean Panjang di RS Abdul Moeis untuk Pengguna BPJS

Terbit: 30 Juli 2024

Abdul Moeis
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Ist)

Prolog.co.id, Samarinda – Rumah Sakit Abdul Moeis Samarinda, yang dikelola oleh Pemerintah Kota Samarinda, tengah menjadi perhatian karena antrean panjang yang dialami oleh pasien, khususnya mereka yang menggunakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Warga mengeluhkan waktu tunggu yang memanjang, dengan beberapa di antaranya harus menunggu hingga 3-4 jam hanya untuk mendapatkan obat atau pelayanan medis lainnya. Antrean panjang ini sering kali membuat pasien harus menunggu dari pagi hingga sore hari.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa masalah antrean ini telah berlangsung lama dan mendesak rumah sakit untuk segera melakukan perbaikan dalam sistem pelayanannya.

“RS Abdul Moeis perlu melakukan perbaikan dan inovasi untuk mengurangi waktu tunggu pasien,” ujar Deni pada Selasa 30 Juli 2024.

Selain itu, Deni juga mengkritik masalah insentif bagi tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut. Ia menilai bahwa insentif yang diberikan saat ini tidak memadai dan proses pembayarannya yang lama berdampak pada motivasi dan kinerja tenaga kesehatan.

“Isu insentif ini harus segera diselesaikan. Pembayaran yang tertunda hingga empat bulan sangat tidak ideal dan mempengaruhi kinerja tenaga medis,” tegas Deni.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved