Antisipasi Kejadian Bullying, DPRD samarinda Minta Program Pendidikan Karakter

Terbit: 6 Maret 2024

Bullying
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (Nng/prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Tindakan perundungan atau bullying rupanya masih saja terjadi di lingkungan pendidikan. Bahkan pelakunya merupakan peserta didik, seperti kasus bullying di Kota Balikpapan pada Februari lalu.

Melihat tindakan perundungan yang masih rentan di lingkungan sekolah, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menganggap perlu adanya langkah antisipasi tindakan perundungan. Di antaranya, dengan untuk meningkatkan pendidikan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.

Upaya ini untuk meminimalisir tindakan kekerasan yang melibatkan pelajar. Bukan hanya sekadar perundungan di sekolah, tetapi juga meminimalisir tindakan kekerasan lainnya baik oleh perorangan maupun kelompok.

“Peningkatan pendidikan karakter merupakan bagian dari dukungan kami terhadap program pemerintah pusat terkait gerakan pendidikan berkarakter. Tujuannya adalah agar anak-anak kelak dapat tumbuh menjadi manusia yang baik dan berakhlak mulia,” ujar Puji, Rabu (6/3).

Tak hanya Pendidikan karakter di sekolah, ia berpendapat jika peningkatan jumlah guru inklusi dan konselor di setiap sekolah turut dilakukan. Sebab, kasus bullying seringkali terjadi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), sementara guru-guru inklusi dan konselor masih minim di sekolah.

Tak hanya di sekolah saja, politisi dari Partai Demokrat ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembentukan karakter anak. Ia meminta orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang dan karakter setiap anak.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan sekolah dalam membentuk pendidikan karakter anak-anak. Peran orang tua sangat penting dalam hal ini,” tambahnya.

Dengan kerjasama antara pemerintah, sekolah, dan orang tua siswa, Puji berharap peningkatan kualitas pendidikan di Samarinda, khususnya tercapainya pendidikan karakter. (Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved