Prolog.co.id, Samarinda – Pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan kedisiplinan dan perhatian pada kesehatan anak. Hal ini menjadi poin utama yang disampaikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) dalam pembukaan Piala Soeratin U-13 dan U-15, Senin, 11 November 2024.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Dispora Kaltim, Rasman Rading, menekankan bahwa kesehatan anak-anak harus diprioritaskan oleh para pelatih SSB. “Kami meminta pelatih untuk memastikan anak-anak mendapatkan pola tidur yang baik, serta mengurangi pengaruh gadget yang bisa berdampak negatif pada psikologis mereka,” ujarnya.
Disiplin juga menjadi fondasi penting dalam pembinaan ini. Rasman mengingatkan bahwa anak-anak harus diawasi dengan ketat selama masa pembinaan, termasuk larangan keluar tanpa izin. Langkah ini diharapkan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan fisik dan mental mereka.
Dispora Kaltim saat ini telah mendaftarkan lebih dari 300 SSB ke dalam sistem PSSI. Registrasi ini bertujuan menciptakan ekosistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Piala Soeratin tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari evaluasi terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kaltim. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan bimbingan yang tepat untuk menjadi pemain sepak bola yang unggul,” kata Rasman.
Dispora optimistis bahwa pembinaan berbasis kedisiplinan dan kesehatan ini akan melahirkan generasi pesepak bola yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
(Nng/Adv/DisporaKaltim)


