Prolog.co.id, Samarinda – Meskipun Samarinda memiliki berbagai potensi wisata yang menjanjikan, pemerintah kota dinilai belum mengoptimalkan peluang tersebut untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu contoh terbaru adalah konser Sheila On 7 di Stadion Utama Palaran yang, meskipun sukses menarik banyak penonton, tidak menyumbangkan keuntungan yang signifikan untuk kota.
Novi Marinda Putri, anggota Komisi II DPRD Samarinda, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kurangnya strategi pemanfaatan dari event-event besar.
“Acara seperti konser besar seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan PAD. Namun, tampaknya pemerintah kota belum memaksimalkan potensi tersebut,” ujarnya.
Novi, yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), menyoroti bahwa pemerintah seharusnya lebih aktif dalam merancang dan mengelola kegiatan-kegiatan yang dapat mendatangkan penghasilan tambahan.
Ia juga menekankan perlunya pembagian keuntungan yang adil dari event-event tersebut, termasuk potensi yang bisa didapat dari pengelolaan parkir dan fasilitas acara. Selain itu, Novi menilai bahwa fasilitas seperti gedung olahraga di Stadion Sempaja belum dimanfaatkan sepenuhnya.
“Kita memiliki fasilitas yang bisa dijadikan venue untuk berbagai acara, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pemkot harus mampu melihat peluang ini dan menggunakannya untuk mendatangkan pengunjung serta memperkuat ekonomi lokal,” tegasnya.
Novi juga mengkritik kurangnya perhatian terhadap potensi wisata Sungai Mahakam, yang merupakan salah satu daya tarik utama kota.
“Pemerintah kota perlu melakukan perbaikan dan pengembangan untuk menjadikan Sungai Mahakam sebagai destinasi wisata yang lebih menarik. Jangan hanya bergantung pada dana bagi hasil tanpa memaksimalkan potensi yang ada,” tutup Novi.
Dengan dorongan tersebut, DPRD Samarinda berharap pemerintah kota dapat lebih proaktif dalam mengelola dan memanfaatkan sektor pariwisata untuk meningkatkan PAD dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
(Nng/Adv/DPRD Samarinda)


