Industri Olahraga Berbasis Prestasi Lewat Cabang Panahan Kaltim

Terbit: 1 November 2024

Panahan
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading. (Dok prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Keberhasilan tim panahan Kalimantan Timur (Kaltim) yang mengantongi 6 medali pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara, termasuk dua medali emas dari nomor compound perorangan dan beregu putri, menambah semangat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk mengembangkan cabang ini menjadi bagian dari industri olahraga.

Selain prestasi, Dispora Kaltim menilai potensi besar panahan sebagai “sport industry” yang memiliki daya tarik ekonomi.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading menjelaskan, prestasi panahan Kaltim di berbagai ajang nasional maupun internasional telah membuka peluang bagi cabang olahraga ini untuk berkembang lebih jauh.

“Kami melihat adanya peluang besar untuk menjadikan panahan sebagai sport industry karena prestasi yang dicapai atlet-atlet Kaltim dan juga semakin maraknya kejuaraan panahan yang diselenggarakan,” ujar Rasman.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa panahan dapat menjadi industri yang terjangkau secara finansial, terutama jika ada sinergi dengan berbagai pihak seperti sekolah, lembaga, dan sektor swasta.

“Biayanya tidak terlalu mahal sehingga lebih mudah untuk menjangkau semua lapisan masyarakat. Ke depan, kami membuka kesempatan bagi lembaga-lembaga untuk bekerjasama dengan kami dalam menyelenggarakan kompetisi,” ungkap Rasman.

Dispora Kaltim juga mengakui peran penting sekolah-sekolah dalam mendorong minat olahraga panahan di kalangan anak-anak dan remaja.

“Saat ini, klub panahan sudah banyak berdiri di sekolah-sekolah, bahkan di tingkat taman kanak-kanak. Di SD, klub panahan hampir merata di seluruh Kaltim. Ini tentu sangat mendukung pembinaan atlet dari usia dini,” kata Rasman.

Ia berharap, ke depannya, pengurus provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim dapat berperan lebih aktif dalam melakukan pemanduan bakat.

Pemanduan ini dinilai penting untuk mendeteksi calon atlet berbakat di bidang panahan, sehingga mereka bisa mendapatkan pembinaan yang tepat.

Selain itu, olahraga panahan diharapkan dapat menjadi aktivitas positif yang menjauhkan anak-anak dari ketergantungan terhadap gawai.

“Jika anak-anak dilatih untuk fokus di panahan, mereka tidak hanya berlatih untuk prestasi, tetapi juga menghindarkan mereka dari dampak buruk kebisingan informasi dari gadget yang dapat mengganggu karakter dan prestasi akademis,” jelasnya.

(Nng/Adv/DisporaKaltim)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved