Komisi III DPRD Kritik Pembangunan Infrastruktur Pusat Kota Samarinda

Terbit: 21 Juni 2024

Pembangunan Infrastruktur
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani.(Nng/prolog.co.id)

Prolog.co.id, Samarinda – Fokus pembangunan infrastruktur di Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun, yang terpusat di wilayah pusat kota, menuai tanggapan dari Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. Menurutnya, strategi tersebut dinilai kurang tepat dan berpotensi memperburuk kemacetan.

Angkasa menjelaskan, konsentrasi pembangunan di pusat kota dapat menghambat kelancaran perputaran transportasi, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia menekankan bahwa prioritas pembangunan harus berlandaskan kebutuhan masyarakat, bukan hanya keinginan semata.

“Wali Kota harus peka terhadap kebutuhan masyarakat. Jika mayoritas membutuhkan pembangunan di pinggiran kota, maka fokuskan di sana. Begitu pula sebaliknya,” kata Angkasa.

Politisi PDIP ini mempertanyakan apakah proyek-proyek infrastruktur yang tengah berjalan, seperti Terowongan dan Teras Samarinda, benar-benar menjawab kebutuhan rakyat atau hanya kepentingan elite.

“Pembangunan harus dipertanggungjawabkan. Yang utama adalah kebutuhan masyarakat untuk mengurai kemacetan. Apakah ada alternatif lain yang lebih murah dan efektif selain terowongan? Tentu ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Angkasa juga menilai pembangunan Teras Samarinda kurang esensial bagi masyarakat. Pihaknya khawatir fokus berlebihan di pusat kota akan mengabaikan kebutuhan infrastruktur di wilayah pinggiran.

“Apakah Teras Samarinda benar-benar kebutuhan masyarakat? Kita harus bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jika pembangunan hanya terpusat di kota, maka daerah pinggiran akan terabaikan,” tegasnya.

Diharapkan, kedepannya, Pemkot Samarinda dapat memperhatikan aspirasi dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat dalam merumuskan strategi pembangunan yang efektif dan merata.

(Nng/Adv/DPRD Samarinda)

Ikuti berita Prolog.co.id lainnya di Google News

Editor:

Redaksi Prolog

Bagikan:

Berita Terbaru
prolog

Copyright © 2024 Prolog.co.id, All Rights Reserved