Prolog.co.id, Samarinda – DPRD Samarinda menyoroti tingginya angka pengangguran di Kota Tepian.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti menyebut perlu ada langkah konkret dalam mengatasi angka pengangguran ini.
Menurutnya berbagai program yang bertujuan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus dilakukan. Sebab, dari pandangannya, kurangnya lowongan pekerjaan yang memadai bukan menjadi faktor utama, tetapi juga dikarenakan minimnya keterampilan atau keahlian dari para pencari kerja.
“Pemilihan pekerjaan di masyarakat Samarinda menjadi faktor krusial. Beberapa orang lebih cenderung memilih pekerjaan kantoran dibandingkan pekerjaan informal,” ungkap Puji, Jumat (8/3).
Puji juga menyebutkan, bahwa tingginya angka pengangguran turut disumbangkan didorong oleh anak-anak yang berasal dari keluarga menengah ke atas.
“Walaupun tidak bekerja, mereka masih mendapatkan dukungan finansial bulanan dari orang tua mereka. Hal ini dapat mengurangi semangat mereka untuk mencari pekerjaan karena menganggap bahwa kebutuhan mereka sudah tercukupi,” jelasnya.
Oleh karena itu, Politis Partai Demokrat itu, Kedepanya berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi angka pengangguran dengan mensosialisasikan solusi kepada berbagai lapisan masyarakat, terutama yang berada di tingkat ekonomi rendah. (Nng/Adv/DPRD Samarinda)
Ikuti berita prolog.co.id lainnya di Google News


